Ketua Banggar DPR Pastikan TKD 2027 Naik, Bukan Dipangkas
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
Ilustrasi es krim/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Tren kuliner pada 2019 mulai digulirkan. Ada beberapa makanan yang diprediksi bakal ngetren pada 2019 nanti.
Waitrose telah mengumpulkan para ahli makanan dan minuman untuk mempelajari data dan memprediksi tren yang akan berkembang di tahun yang akan datang.
Seperti segala sesuatu dalam hidup kita saat ini, sebagian besar manusia mulai mengandalkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman kuliner mereka. Para ahli memerkirakan, bahwa di 2019 mendatang, orang-orang lebih cenderung mengandalkan teknologi untuk mendapatkan rekomendasi jenis makanan, dan waktu yang tepat untuk mengonsumsinya. Berikut ini daftarnya:
Es krim
Dominasi es krim sebagai makanan pencuci mulut yang paling digemari oleh para pencinta kuliner di seluruh dunia akan terus berlanjut di 2019. Para pelaku bisnis kuliner mulai terinspirasi untuk membuat olahan es krim unik, seperti yang telah dilakukan oleh produsen es krim di Jepang. Seperti diketahui, selama ini Negeri Sakura selalu meluncurkan produk es krim yang dikemas dengan sangat menarik, dan rasanya pun sangat menggugah selera.
Kuliner khas Afrika Barat
Sederet kuliner khas negara-negara di Afrika Barat seperti, Ghana, Nigeria, Senegal, dan Mali diprediksi akan meramaikan industri kuliner dunia di 2019. Para ahli mengklaim bahwa kuliner Afrika Barat yang memiliki karakteristik pedas, berwarna, dan sehat, dapat menggeser posisi kuliner India yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah kuliner favorit di berbagai belahan dunia.
Makanan bercitarasa pahit
Jika Anda pernah mencicipi negroni atau Aperol spritz, tentu sudah familiar dengan sensasi rasa pahit yang disuguhkan. Jenis makanan inilah yang digadang-gadang akan menjadi salah satu tren yang paling diburu oleh para pencinta kuliner dunia. Penggunaan dark chocolate dan kale diprediksi akan semakin meningkat, mengingat kedua bahan makanan tersebut mampu menciptakan sensasi rasa pahit yang khas.
Koktail yang lebih sehat
Melanjutkan tren kesehatan yang telah mendominasi industri kuliner di sepanjang tahun 2018, sejumlah bar dan restoran diprediksi akan meluncurkan racikan koktail yang lebih sehat, serta memiliki kandungan gula dan alkohol yang lebih rendah. Pemilihan bahannya pun disesuaikan dengan tren vegan yang semakin meningkat setiap tahunnya. Selain itu, olahan koktail bebas alkohol juga dipercaya akan bermunculan, mengingat hampir sepertiga konsumen yang berusia 16-25 tahun tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Ketua Banggar DPR memastikan Transfer ke Daerah (TKD) 2027 tidak turun dan berpotensi melampaui alokasi Rp649 triliun pada 2026.
KPK menduga eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono meminta fee 10 persen dari proyek. Penyidikan terus dikembangkan.
Argentina dan Swiss melengkapi 8 besar Piala Dunia 2026. Simak jadwal perempat final dan link nonton resmi di sini.
Tol Prambanan–Purwomartani disiapkan untuk mudik Lebaran 2027. Flyover exit Purwomartani akan difungsikan dua arah.
Danantara gandeng Tony Blair Institute percepat transformasi BUMN, dorong investasi global, hilirisasi, dan daya saing Indonesia.
India bantu konservasi Candi Prambanan. Dispar DIY optimistis kolaborasi ini perkuat pelestarian dan daya tarik wisata Jogja.