Advertisement
TIPS WISATA : Ngetrip Murah, Pilih Open Trip Atau Share Cost?

Advertisement
Tips wisata ini bagi pecinta traveling.
Harianjogja.com, JOGJA-Bagi yang punya hobi jalan-jalan sekarang engga perlu repot dan bingung cara mendapatkan trip yang murah ala backpacker. Banyak sosial media, situs perjalanan hingga komunitas jalan-jalan yang menawarkan ngetrip bareng. Tapi sebelum ngetrip, kamu harus tahu dulu model jalan-jalan dengan open trip dan share cost.
Advertisement
Istilah yang lagi beken di kalangan para traveler ini menawarkan dua jenis mekanisme biaya perjalanan wisata. Bagi yang bingung menentukan budget liburan ke tempat-tempat seru, mungkin bisa memilih dua program ini.
Open trip sedang banyak menjamur saat ini, seiring dengan banyaknya destinasi wisata baru yang ngehits di sosial media. Bukan hanya travel agent yang menawarkan layanan open trip ke sejumlah tempat wisata. Biasanya, beberapa orang yang sudah sering traveling, umumnya akan membuka perjalanan wisata untuk umum. Prinsipnya, jika kuota peserta sudah terpenuhi, maka perjalanan wisata sudah dapat dilakukan. Nah, jika belum terpenuhi, bisa saja trip tersebut dibatalkan.
Jetrani Reza Dias, salah satu anggota komunitas backpacker di Jogja ini mengatakan, open trip biasanya cukup banyak dipilih. Layanan open trip ini biasanya akan mencantumkan objek wisata mana saja di destinasi yang dituju. Selain itu, keseluruhan biaya sudah pasti dan disampaikan secara terperinci.
“Open trip ini sangat memudahkan kita yang ingin berwisata tanpa pusing menentukan objek mana yang akan dituju, berapa biayanya, penginapan di mana. Semua sudah detil dicantumkan oleh si pembuat open trip tersebut,” ujar Jet kepada Harianjogja.com, Jumat (26/2/2016).
Nah, beda lagi dengan share cost. Sistem jalan-jalan dengan cara share cost cukup ngehits akhir-akhir ini. Berbagi biaya alias patungan untuk jalan-jalan adalah cara ngetrip murah yang paling banyak dipilih. Selain biaya perjalanan dan wisata yang low budget, share cost juga sama asyiknya dengan open trip. Prinsipnya, budget atau pengeluaran dibagi sama rata dengan peserta trip lainnya.
Misalnya, berbagi penginapan, satu kamar dua orang, biaya menginap bisa dibagi dengan travelmate kamu. Selain itu, biaya masuk tempat wisata, sewa kendaraan, guide hingga ke budget makan kalau semua mau menu yang sama.
Rico Erika, radiografer di salah satu laboratorium klinik di Jogja ini mengaku lebih menyukai share cost setiap kali melakukan perjalanan wisata. Ngetrip dengan share cost menurut Rico lebih murah dibandingkan open trip.
“Share cost itu budgetnya rendah, karena sama-sama tidak ada yang ambil untung atau rugi. Biayanya, fair,” ujar Rico.
Informasi tentang open trip biasa diperoleh dari berbagai sosial media. Jet mengatakan, saat ini sejumlah akun cukup banyak yang menawarkan open trip. Namun, memang harus jeli untuk memilih penyelenggara open trip tersebut. Jika kamu gabung di grup tentang jalan-jalan, pastinya setiap saat akan ada yang membuka perjalanan dengan cara share cost, maupun open trip.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Menikmati Keindahan Danau Baikal di Siberia Tenggara, Tertua di Bumi Berusia 25 Juta Tahun
- Liburan ke Garut, Ini Lima Tempat Wisata Alam Tersembunyi yang Layak Dinikmati
- Hindari Macet dengan Liburan Staycation, Ini Tipsnya
- Mengenal Fenomena Set Jetting dalam Berwisata, Ini Rekomendasi Lokasinya di Beberapa Kota
- Solo Traveling Semakin Tren, Ini Rekomendasi Destinasi yang Ramah di Kantong
Advertisement

Banpol di Sleman Cair, Setiap Parpol Peroleh Rp4.900 Per Suara Sah
Advertisement

Jurus Jitu Cegah Kolesterol Melonjak Seusai Libur Lebaran
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement