Advertisement
Wisata Camping, Tubing hingga Outbond Ada di Tinalah Kulonprogo

Advertisement
Harianjogja.con, KULONPROGO--Dinas Pariwisata DIY bersama Forum Lintas Komunitas Istimewa Peduli Wisata berupaya mengenalkan Desa Wisata Tinalah sebagai salah satu destinasi yang patut jadi jujugan wisatawan saat berkunjung ke Kulonprogo.
Upaya itu diwujudkan melalui penyelenggaraan acara bertajuk Camp Of Spirit Lintas Komunitas yang digelar pada 26-27 Oktober 2019, di lapangan Desa Wisata Tinalah, Desa Purwoharjo, Kecamatan Samigaluh.
Advertisement
Selama dua hari penyelenggaraan, acara diisi beragam hiburan. Antara lain pentas musik, kesenian Tari Angguk, wayang semalam suntuk, dan sejumlah atraksi yang disuguhkan para peserta kemah. Di penghujung kegiatan diisi lomba mewarna yang diikuti anak-anak sekitar dan bakti sosial.
Ardy Shincan, pengurus Forum Lintas Komunitas Istimewa Peduli Wisata mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 43 komunitas dari berbagai bidang dan minat. Puluhan komunitas itu memiliki kesama misi, yakni memajukan pariwisata di wilayah DIY.
"Ini jadi ajang berkumpul bagi seluruh komunitas yang tergabung dalam Forum Lintas Komunitas Istimewa Peduli Wisata, tidak hanya kumpul-kumpul saja, tapi juga berdiskusi tentang bagaimana kita bisa memajukan tempat wisata," ujarnya di sela-sela acara, Sabtu (26/10/2019), malam.
Shincan sapaan akrabnya mengatakan kegiatan yang disokong penuh oleh Dispar DIY tersebut diadakan rutin tiap tahun. Tempat-tempat wisata di DIY yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi sasarannya. Sebelum Desa Wisata Tinalah, kegiatan serupa pernah diadakan di Tebing Breksi, Kabupaten Sleman dan Hutan Pinus Mangunan, Kabupaten Bantul.
Pria yang juga aktif di Komunitas motor antik Yogyakarta ini menuturkan Desa Wisata Tinalah dipilih sebagai lokasi acara karena pamor obyek wisata tersebut kurang terdengar. Padahal di desa ini menyediakan beragam fasilitas wisata, antara lain outbond, camping area, Tinalah Tubing, family dan community gathering, Tinalah Trekking, susur Sungai Tinalah, Joglo Meeting Room, Live in, dan suguhan pemandangan alam wisata alam sekitar.
"Lewat kegiatan ini kami juga mencoba mengajak masyarakat sekitar untuk terbuka pikirannya bahwa Desa Wisata Tinalah bisa dikembangkan dan meningkatkan perekonomian warga setempat," kata Shincan.
Kepala Bidang Pengembangan Kapasitas Dispar DIY Wardoyo mengatakan kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kualitas kepariwisataan di DIY. Diharapkan kunjungan wisata setelah diadakannya kegiatan ini bisa meningkat.
"Ini juga menjadi media promosi eksistensi kepariwisataan di DIY, ada penguatan baik yang ada di destinasi maupun desa wisata, serta mengangkat citra wisata lebih lebih baik lagi," ujarnya.
Pria yang biasa disapa Doyo itu menambahkan selain jadi ajang promosi, kegiatan ini juga memberi bantuan kepada masyarakat Desa Wisata Tinalah. Rencananya Forum Lintas Komunitas Peduli Wisata akan memberi bantuan bor sumur yang nantinya bisa dimanfaatkan warga sekitar.
"Seperti event yang dulu-dulu selalu ada karya yang ditinggalkan untuk dimanfaatkan masyarakat, ini jadi media guyub rukun antara lintas komunitas dengan masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Menikmati Keindahan Danau Baikal di Siberia Tenggara, Tertua di Bumi Berusia 25 Juta Tahun
- Liburan ke Garut, Ini Lima Tempat Wisata Alam Tersembunyi yang Layak Dinikmati
- Hindari Macet dengan Liburan Staycation, Ini Tipsnya
- Mengenal Fenomena Set Jetting dalam Berwisata, Ini Rekomendasi Lokasinya di Beberapa Kota
- Solo Traveling Semakin Tren, Ini Rekomendasi Destinasi yang Ramah di Kantong
Advertisement

Jadwal Kereta Bandara Jogja Hari Ini, Sabtu 5 April 2025, Jangan Salah Pilih
Advertisement

Terong Ungu Membantu Menurunkan Risiko Diabetes, Ini Tips Pengolahannya
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement