Candi Prambanan, Borobudur, dan Ratu Boko Masih Tutup Sampai Akhir Mei

nPetugas melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan Ratu Boko Prambanan. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak\\n
14 Mei 2020 11:47 WIB Newswire Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko memperpanjang penutupan kunjungan bagi wisatawan sampai akhir Mei, guna mencegah penularan Covid-19.

“Hari ini adalah terakhir penutupan sementara, tetapi kemarin saya sudah tandatangani perpanjangan penutupan,” ujar Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC), Edi Setijono, di Sleman, Rabu (13/5/2020), dilansir dari Inews.id--jaringan Harianjogja.com, Kamis (14/5/2020). 

Perpanjangan penutupan ini dilakukan atas dasar upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dalam perpanjangan ini akan dimulai Kamis (14/5/2020) sampai dengan 27 atau 29 Mei. Kebetulan 27 adalah Hari Raya Idulfitri, sehingga sangat mungkin diperpanjang sampai 29 Mei 2020

“Kita tidak ingin ada penularan, makanya kita perpanjang,” ujarnya.

Masa penutupan ini akan dimanfaatkan untuk membuat protokol di lapangan. Nantinya akan ada marka yang harus dipatuhi wisatawan, karena nantinya kunjungan tidak akan sama dengan sebelum Covid-19. Ada pembatasan dan protokol yang harus dijalani wisatawan.

Contohnya ketika masuk, pengunjung akan diberikan peta dan informasi dengan protokol Covid-19 yang harus diikuti. Pengunjung nantinya tidak boleh membawa makanan. Makanan yang dibawa harus dibuang atau ditinggal di luar pintu masuk.

“Begitu masuk ada tempat cuci tangan dan bilik desinfektan untuk membunuh kuman,” ujarnya.

Pengunjung akan diperiksa suhunya, dan akan disediakan tiga buah stiker. Stiker hijau untuk pengunjung dengan suhu dibawah 37,5 derajat celcius, boleh masuk tetap mematuhi rambu yang ada. Sedangkan stiker kuning dengan suhu antara 37,5 derajat celcius sampai 37,8 derajat celcius. Pengunjung ini boleh masuk tetapi harus memisah dari rombongan.

“Kalau stiker merah di atas 38 derajat celcius tidak boleh masuk dan akan diarahkan ke poliklinik. Kita siapkan ruang tunggu untuk mereka,” katanya.

Edi berharap Covid segera mereda dan pada bulan Juni sudah bisa dibuka kembali untuk wisatawan. Harapannya ekonomi di sekitar bisa tumbuh, meski tidak akan setinggi ketika belum ada Covid-19. Minimal ekonomi tetap bisa berjalan.

Berita ini sudah tayang di Inews.id dengan judul 'PT Taman Wisata Candi Perpanjang Penutupan Sementara Bagi Wisatawan'. 

Sumber : INews.id