Tak Lagi Padat Wisatawan, Seperti Ini Sepinya Kawasan Kuta Bali

Jalanan di Bali lengang. - Suara.com/Dini Afrianti Efendi
29 Agustus 2020 13:07 WIB Newswire Wisata Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Bali merupakan salah satu wilayah yang sangat merasakan dampak pandemi Covid-19, karena merupakan daerah yang perekonomiannya sangat bergantung dari sektor pariwisata.

Wisatawan yang biasanya memadati jalan-jalan dan lokasi wisata di Bali, terutama Kuta, kini hampir tak nampak keberadaanya. Kondisi Bali bisa dibilang benar-benar sepi.

Baca juga: SkyDrive Sukses Uji Coba Mobil Terbang Berpenumpang 1 Orang Selama 4 Menit

Di masa normal, Bali menerima 70 persen wisatawan mancanegara dan 30 persen turis domestik. Kini, imbas penerbangan internasional ditutup, perekonomian di Bali pun seakan terpukul.

Dikutip dari Suara.com, saat kaki menginjak di Bandara Internasional Ngurah Rai, kesan pertama yang didapat adalah Bali yang bagai kota mati. Miris memang, mengingat bandara ini kerap terpantau padat dan macet, terutama pada akhir pekan.

Baca juga: Panen Bawang Merah di Lahan Surjan, Petani Diimbau Sisihkan Benih

Menginap di kawasan Kuta, Bali, yang biasanya terkenal dengan deretan kafe dan tempat nongkrong, kini yang terlihat hanyalah penampakan toko-toko yang tutup, serta restoran tanpa pengunjung dengan deretan kursi kosong.

Beberapa hotel memilih menutup operasionalnya lantaran tidak ada pengunjung. Sebagian hotel yang tetap buka, seperti Rhadana Hotel tempat rombongan wartawan menginap, hanya terisi 1 lantai dari total 4 lantai yang ada.

Tak ditemukan kemacetan ataupun antrean panjang kendaraan di sepanjang kawasan Kuta. Area parkir di depan toko dan restoran yang biasanya penuh, kini hampir kosong tanpa kendaraan.

Saking lengang jalanan, jika biasanya membutuhkan waktu setengah jam menuju bandara dari Kuta, kini cukup 5 menit saja menggunakan bis.

Sumber : Suara.com