BEDAH BUKU: Bentengi Warga dari Judol, Literasi Ditingkatkan
Bedah buku Di Balik Layar Judi Online di Kulonprogo membahas bahaya judi online dan pentingnya literasi masyarakat untuk mencegah jeratan judol.
Ilustrasi Candi Borobudur./Ist-Borobudur Park
Harianjogja.com, JOGJA- Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama hampir enam bulan ini membuat banyak sektor usaha terdampak. Penurunan kegiatan bisnis terasa baik di skala usaha besar, menengah maupun kecil.
Salah satu sektor yang terdampak cukup signifikan adalah di bidang UMKM sektor pariwisata dan para pelaku serta penggiat seni. Oleh karena itu Forum Rembug Borobudur berencana membuat acara untuk UMKM serta pekerja kreatif seperti para seniman di area Borobudur.
Baca juga: Wisata Pulau Bali Mulai Dibangkitkan Kembali, Ini Foto-Fotonya
Acara dilakukan di Balkondes (Balai Ekonomi Desa) Pegadaian di Desa Ngargogondo, Magelang. Konsep acara adalah festival yang diikuti oleh 200 UMKM expo sekaligus ajang industri kreatif dan seniman musik etnik & kontemporer menyajikan karyanya.
Marketing Communication Officer Dyah Listyorini menjelaskan hal penting lainnya adalah Moro Borobudur diselenggarakan dengan protokol kesehatan sesuai dengan acuan Kementerian Kesehatan. "Berdasarkan arahan Bapak Presiden Republik Indonesia terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), kami membuat acara ini bekerja sama dengan Forum Rembug Pariwisata Borobudur," jelasnya, dalam rilis, Jumat (25/9/2020).
Acara ini akan dimulai dengan pameran UMKM pada tanggal 26 September 2020 dimulai pukul 09.00 hingga pukul 14.00 WIB dan di lanjutkan pada pukul 16.00 acara “intimate concert” sunset dinner. Acara ini akan dihadiri maksimal 50 tamu undangan untuk tetap menjaga kesehatan sesuai ketentuan dari pemerintah.
Baca juga: Bali Undang 4.440 User Medsos untuk Promosikan Wisata Era Baru, Berminat?
Moro Borobudur 2020 mengajak tamu yang hadir untuk membantu para pelaku UMKM dengan cara membeli produk yang tersedia serta menikmati atraksi dari kesenian Tradisional seperti Kuda Lumping, Sendratari Manohara, Kinara Kinari, dan masih banyak lagi kesenian lainnya.
Turut memeriahkan juga band asal kota Solo, Rockustik, dengan ciri khas music humornya siap menjadikan malam minggu anda penuh tawa. Diharapkan melalui acara Moro Borobudur 2020 ini akan menjadi awal bangkitnya perekonomian Kota Magelang dan area Borobudur pada khususnya.
"Serta dapat menjadi acara tahunan dengan konsep dan acara yang lebih menarik lagi dengan harapan COVID-19 segera berakhir dan ekonomi dapat pulih kembali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Di Balik Layar Judi Online di Kulonprogo membahas bahaya judi online dan pentingnya literasi masyarakat untuk mencegah jeratan judol.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.