Gunungkidul Siap Sambut Wisatawan untuk Liburan Akhir Tahun

Pantai di Gunungkidul - Istimewa
21 Desember 2020 13:17 WIB Media Digital Wisata Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Akhir tahun identik dengan liburan. Perayaan Natal yang dilanjutkan dengan Tahun Baru menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga dan kolega dengan berwisata. Walau pun pemerintah merevisi jadwal cuti bersama dan liburan akhir tahun untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid 19, Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul memprediksi tetap banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Gunungkidul.

Mengantisipasi hal tersebut, Dinas Pariwisata telah mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kunjungan wisatawan tersebut, baik kesiapan destinasi wisata dan juga koordinasi dengan para pihak.

Kepala Dinas Pariwisata , Ir. Asti Wijayanti, MA menyatakan untuk menyambut libur akhir tahun, pihaknya telah mengadakan koordinasi dengan pihak - pihak yang terkait seperti Polres, Kodim, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan,BPBD,  Tim SARLINMAS, Kapanewon, HPI, PPJI, BPW, BPPD, Forkom Desa Wisata dan Forkom  Pokdarwis dalam menyiapkan destinasi, pengamanan dan terutama penegakan protokol kesehatan. Asti menyatakan bahwa persiapan menghadapi liburan tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya karena masih dalam kondisi pandemi.

Jumlah personil yang terlibat dalam pengamanan libur akhir tahun sebanyak 406 personil eksternal dan 105 personil internal Dinas Pariwisata. Selain fokus pada tugas pengamanan jalur wisata, tim juga focus pada penerapan protokol kesehatan seperti monitoring pemakaian masker, mencuci tangan dan terutama pembatasan jarak fisik dan pencegahan kerumunan. Hal hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dan memutus penyebaran Virus COvid 19. Asti menambahkan selama libur akhir tahun ini (24 Desember – 3 Januari) pihaknya menargetkan jumlah kunjungan sebanyak 204.822 orang dengan pendapatan Rp. 1.540.115.000,00

Sementara itu, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata, Supartono, ST, MT menyampaikan  bahwa pihaknya telah menyiapkan destinasi dengan pemberian sarana dan prasarana untuk penegakan protokol kesehatan. Saat ini hampir semua destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul telah dibuka dan menerima kunjungan wisatawan. Sebanyak 55 destinasi wisata, 11 hotel dan 15 rumah makan telah diverifikasi dalam penerapan protokol kesehatan. Bantuan sarana prasarena seperti wastafel tempat cuci tangan, masker, tempat sampah, hand satitizer, sabun cair, tenda isolasi, velbed serta rambu rambu informasi dan kampanye protokol kesehatan telah diberikan kepada pengelola dan  dipasang di destinasi wisata, Selanjutnya Supartono mengatakan  untuk memudahkan pendataan wisatawan diharapkan melakukan reservasi melalui aplikasi visiting jogja. Dia menambahkan bahwa khusus untuk hari Senin yang biasanya destinasi wisata ditutup, khusus  tanggal 28 Desember 2020 destinasi wisata di Gunungkidul tetap buka dan melayani wisatawan.

Seperti diketahui, Kabupaten Gunungkidul menjadi salah satu kunjungan wisata utama di DIY. Sepanjang garis pantai 72 km terbentang lebih dari 100 pantai yang indah dan menjadi sasaran kunjungan wisatawan. Panta Baron, Kukup, Ngrawe, Sepaanjang, Drini, Krakal, Sundak, Pulangsawal, Siung, Wediombo, Ngobaran dan Ngrenehan tetap menjadi favorit kunjungan disamping pantai pantai kecil dan tersembunyi yang mulai dilirik wisatawan milenial. Adanya pembangunan destinasi wisata baru oleh pihak swasta juga menambah daya tarik kunjungan wisatawan sepeti HeHa Sky View, De Mangol. Teras Kaca, Taman Watu, Puncak Segoro dan South Shore. Desa Wisata dengan kuliinernya pun menjadi pilihan menarik seperti Desa Wisata Nglanggeran dengan Gunung Api Purba, Desa Wisata Mulo dengan Lembah Ngingrong dan Pasar Digital, Desa Wisata Bejiharjo dengan Gua Pindulnya, Desa Wisata Bleberan dengan Air terjun Sri Gethuk dan Desa Wisata Pacarejo dengan Telaga Jongenya. (ADV)