Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Pegowes berfoto di depan ikon Embung Mranggen./(Instagram @m.khoirurizki_
Harianjogja.com, JOGJA--Seperti Embung Mranggen, Umbul Kroman yang berkedalaman satu meter berlantai pasir itu juga masih sepi pengunjung. Bahkan, destinasi itu justru dipercaya keramat oleh masyarakat sekitar.
Dilansir dari solopos.com, Keberadaan Umbul Kroman diyakini masih wingit. Sehingga masih sering digunakan untuk bersemedi pada malam hari bagi yang memercayainya.
Di samping itu, daya tarik mistis juga muncul dari destinasi Watu Sigong yang juga terletak tak jauh dari umbul tersebut. Watu Sigong adalah destinasi di mana ada 11 batu mirip gong yang dianggap keramat oleh warga.
Hal itu tak terlepas dari kepercayaan warga setempat yang pernah mendengar suara mirip gamelan dari kawasan batu itu berada. Apalagi, susunan batuan tersebut sekilas menyerupai tatakan saron.
Belasan batu andesit itu memiliki bentuk menyerupai gong dan berukuran seragam dengan masing-masing setinggi 35 sentimeter dan berdiameter 65 sentimeter. Batuan yang diperkirakan merupakan peninggalan pada era Mataram Kuno itu kini hanya berserak pada gundukan tanah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.