Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Anda termasuk penggemar buah durian? Nah, bagi yang ingin mencari buah musiman ini selain di supermarket atau pasar tradisional, Anda bisa datang ke Jogja karena banyak tempat yang menyajikan beragam durian yang bisa menggoyang lidah.
Berikut ini Harianjogja.com menyajikan tempat-tempat penjual buah durian di Jogja dan sekitarnya yang bisa Anda kunjungi saat musim panen tiba:
Kapanewon Kalibawang merupakan salah satu sentra durian khas Kulonprogo yang sangat dikenal masyarakat Jogja. Saat musim panen tiba, di depan rumah-rumah penduduk sudah disediakan lapak untuk menjual durian hasil panenan mereka sendiri.
Harganya bervariasi tergantung ukuran duriannya. Anda bisa menikmatinya langsung di tempat atau dibawa pulang. Bagi yang tak bisa memilih, penjual akan memilihkan buah terbaik untuk Anda. Namun jika buah yang dibuka ternyata asam, busuk, atau masih muda, Anda bisa menukarnya, asalkan masih berada di tempat.
Pemerintah Kulonprogo biasanya rutin menggelar festival durian Kalibawang di Embung Tonogoro, namun karena pandemi Covid-19 kegiatan lantas ditiadakan.
Baca juga: Musim Durian Merapi Tiba, Warga Jogja Serbu Pasar Kembang
Masyarakat Jogja tentu tidak asing dengan para penjual durian di depan TVRI Jalan Magelang. Ya, sepanjang trotoar ini memang sudah bertahun-tahun menjadi sentra durian.
Jenis durian yang dijual tidak hanya durian Kalibawang tetapi ada juga dari Candimulyo Magelang, dan luar daerah lainnya. Meski harganya lebih mahal dari harga di petani langsung, tetapi pedagang di TVRI ini selalu kelarisan.
Mereka ada yang berjualan sampai malam sehingga bisa menjadi jujugan para penggemar yang tiba-tiba ingin makan durian di malam hari.
Bagi yang ingin menikmati sensasi makan durian di cafe, Bhumi Durian bisa jadi solusinya. Lokasinya di daerah Monjali, Jogja.
Di sini, pengunjung bisa menyantap durian sembari duduk santai di kursi-kursi yang disediakan. Beragam jenis durian dihadirkan di sini, mulai dari durian kupas Medan, durian barung balantai dari Padang, durian Padang Pesisir, dan masih banyak lagi. Harganya mulai Rp50.000.
Selain menu durian dan beragam olahannya, Anda juga bisa memesan menu lain seperti nasi ayam penyet hingga sup iga bakar.
Tak jauh dari Sleman timur, ada sentra pedagang durian yang sudah banyak dikenal masyarakat luas. Apalagi kalau bukan sentra durian Pasar Kembang, Klaten.
Lokasinya berada di dekat Pasar Kembang. Sampai di tempat ini, bau menyengat durian sudah sangat terasa karena di sepanjang jalan dipenuhi dengan pedagang-pedagang durian.
Durian yang dijual berasal dari Lereng Merapi. Anda bisa membeli dan membawanya pulang, bisa juga langsung makan di tempat. Biasanya, pedagang akan menyediakan tempat cuci dan air putih.
Candimulyo, Magelang juga merupakan sentra tanaman durian. Banyak warga di sini yang memiliki pohon durian, baik di pekarangan rumah atau di lahan sawah.
Mereka menjadikan tanaman ini sebagai ladang bisnis. Tidak heran jika saat panen raya, masing-masing rumah akan membuka lapak untuk menjajakan hasil panennya.
Harganya mulai Rp20.000 atau tergantung besar kecilnya durian. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis membuat durian Candimulyo ini banyak diburu pecinta durian dari berbagai daerah, salah satunya Jogja.
Itulah spot-spot berburu durian di Jogja dan sekitarnya. Anda tertarik? Selamat mencoba
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia