Advertisement

Wellness Famtrip Package 2022, Cara Sehat dan Senang Ala Jogja

Abdul Hamied Razak
Kamis, 08 September 2022 - 05:47 WIB
Sirojul Khafid
Wellness Famtrip Package 2022, Cara Sehat dan Senang Ala Jogja Peserta Wellness Famtrip Package 2022 mengikuti olahraga Yoga di pelataran Candi Prambanan, Rabu (7/9/2022). - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Mengawali pekan pertama September ini, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY menggelar Wellness Famtrip Package 2022. Dalam kegiatan ini, peserta mengunjungi sejumlah destinasi wisata mulai Candi Prambanan hingga Omah Gamelan.

Koordinator Kegiatan Wellness Famtrip Package 2022, Maria Inawati, mengatakan kegiatan tersebut digelar selama tiga hari, sejak Rabu (7/9/2022) hingga Jumat (9/9/2022) besok. Peserta berasal dari perwakilan asosiasi seperti Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI), Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita), dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) di wilayah DIY.

"Untuk hari pertama ini, kami mengunjungi Candi Prambanan untuk mengkuti kegiatan Yoga. Sesuai temanya, wellness famtrip maka peserta mengunjungi destinasi wisata dengan melakukan aktivitas kesehatan," katanya kepada Harian Jogja, Rabu (7/9/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Usai mengikuti olahraga Yoga di Candi Prambanan, peserta melanjutkan perjalan ke Kelompok Budidaya Madu Lanceng, Nglipar, Gunungkidul. Di peternakan ini, peserta diberi pengetahuan terkait jenis, proses hingga produksi peternakan lebah. "Para peserta diharapkan memahami manfaat madu yang dihasilkan dari lebah," katanya.

BACA JUGA: Dishub DIY Tegaskan Tarif Trans Jogja Tidak Akan Naik, tapi Armada yang Sepi Akan Dikurangi

Perjalanan terakhir di hari pertama, kata Maria, peserta berlabuh di destinasi Seribu Baru Clamping untuk melakukan trekking ke Puncak Songgolangit di kawasan Hutan Pinus Nganjir, Sukorame, Mangunan, Dlingo, Bantul. "Malamnya kami gelar diskusi terkait perjalanan pada hari pertama," katanya.

Di hari kedua, peserta akan mengunjungi Ratu Boko untuk mengetahui sejarah dan bermeditasi di sana sebelum melanjutkan perjalanan menyusuri destinasi Lavatour di lereng Gunung Merapi kemudian menginap di Omah Kecebong. Di Omah Kecebong peserta makan malam menggunakan pakaian adat Jawa.

Pada hari terakhir, peserta wellness mengikuti kegiatan jamparingan (memanah) dan mengunjungi home industri pembuatan jamu tradisional sebelum mengunjungi Omah Gamelan di Prenggan, Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul. "Ini kegiatan awal yang kami laksanakan untuk mendorong para travel agent untuk terus melakukan inovasi produk," katanya.

BACA JUGA: Kawasan Aerotropolis Kulonprogo Dilirik Investor Kanada

Advertisement

Menurut Direktur Sweety Tour ini, wellness famtrip tidak hanya disukai pasar domestik tetapi juga dicari oleh wisatawan mancanegara. Dengan penambahan paket wisata tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke DIY. "Jadi teman-teman travel agent harus terus melakukan inovasi agar calon wisatawan bisa memilih beragam paket wisata sesuai kebutuhannya," ujar Maria.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, mengatakan DIY memiliki potensi besar untuk mengembangkan wisata kesehatan. Hal itu dilihat dari potensi keberadaan medical tourism dan traditional medical tourism yang ada di DIY. "Potensi seperti ini bisa menjadi daya tarik alternatif wisatawan yang kami nilai luar biasa," ujar Singgih.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Sederet Ucapan Selamat Ulang Tahun Kota Jogja ke-266

Jogja
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 12:07 WIB

Advertisement

alt

Kenali Bentuk Scalp Psoriasis yang Mirip Ketombe

Lifestyle
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 11:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement