KONI DIY Gandeng Kampus dan Lembaga untuk Dongkrak Prestasi Atlet
KONI DIY memperluas kerja sama dengan kampus, lembaga kesehatan, media, dan institusi digital untuk memperkuat pembinaan serta prestasi atlet DIY.
Masjid Kotagede./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA– Dinas Pariwisata Kota Jogja menyatakan pelancong bisa menjatuhkan pilihan pada sejumlah destinasi wisata alternatif selain di kawasan Tugu Malioboro dan Kraton pada masa akhir tahun nanti sebagai tujuan wisata atau menikmati masa pergantian tahun. Kawasan Kotagede disebut-sebut menjadi salah satu area yang bisa dinikmati lantaran masih sedikit beririsan dengan nuansa wisata budaya yang disajikan di kawasan Tugu Malioboro dan Kraton.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kota Jogja Andirini Wiramawati mengatakan, kawasan Sumbu Filosofi memang masih menjadi salah satu tujuan utama pengunjung saat berlibur ke Jogja. Hal ini disebabkan secara umum fasilitas dan aksesibilitas yang ditawarkan juga cukup lengkap di area setempat. Padahal menurut Aan, di sejumlah tempat lain juga banyak yang menyimpan potensi yang sama atau beririsan dengan suasana Tugu Malioboro atau Kraton.
"Di sana memang masih jadi lokasi favorit ya, memang salah satu alternatif bisa kita arahkan ke Kotagede karena di sana kan cukup banyak wisata sejarah, kuliner atau edukasi. Selain itu juga ada beberapa kampung wisatanya yang sudah standar nasional semacam Prenggan, Purbayan dan Rejowinangun," kata Aan, Senin (26/12/2022).
Dijelaskan, minat wisatawan dalam mengunjungi destinasi wisata yang ada di Jogja memang masih cenderung mencari lokasi yang menampilkan atraksi dari sisi kebudayaan dan berdekatan dengan kawasan Malioboro. Kondisi ini diketahui dari banyaknya pertanyaan dan permintaan informasi dari posko tourism information service yang dibuka di dua titik yakni Mall Malioboro dan Titik Nol Kilometer.
"Mayoritas tamu yang mengunjungi posko pelayanan kami itu banyak yang tanya soal masuk ke Kraton atau Sonobudoyo selama akhir pekan lalu terutama pengunjung lokal ya. Sementara kalau asing banyak yang tanya soal pagelaran wayang," ungkapnya.
BACA JUGA: Pohon Tumbang Timpa Mobil Wisatawan di Jalan Parangtritis, Dua Oang Terluka
Pihaknya juga telah melakukan ajang promosi terhadap sejumlah kampung wisata yang bisa dijadikan pilihan destinasi kepada para wisatawan yang datang ke Malioboro. Dengan memanfaatkan mas dan mbak kampung wisata, Dinas Pariwisata setempat berupaya untuk mengenalkan beragam potensi dari 18 kampung wisata yang ada di Jogja.
Sementara untuk jumlah kunjungan wisatawan selama masa liburan Natal kemarin juga belum diketahui. Pihaknya tidak memasang target khusus terkait dengan jumlah kunjungan selama masa Natal dan Tahun Baru di wilayah Jogja. Di sisi lain Pemkot juga memastikan tidak ada event dan penyelenggaraan acara khusus pada masa liburan akhir tahun ini di sepanjang kawasan Sumbu Filosofi.
"Kalau di Malioboro saja mungkin ada sekitar 30.000 lebih pengunjungnya pada akhir pekan kemarin. Untuk target pengunjung pada 2022 ini kita juga sudah tercapai. Dari target dua juta wisatawan sampai dengan Oktober sudah mencapai 5,9 juta," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KONI DIY memperluas kerja sama dengan kampus, lembaga kesehatan, media, dan institusi digital untuk memperkuat pembinaan serta prestasi atlet DIY.
Komdigi memperingatkan 22 PSE yang belum mendaftar. Jika hingga 13 Juli 2026 belum patuh, layanan digital berisiko diblokir.
Pemkot Jogja masih mematangkan penataan Malioboro, termasuk becak listrik, akses kendaraan, dan perbaikan fasilitas water station.
Bupati Banyumas mengajak generasi muda melestarikan tradisi petungan Jawa melalui workshop yang membahas filosofi, weton, dan kearifan lokal.
Kelurahan Bumijo menggelar pelatihan ecoprint untuk meningkatkan keterampilan warga dan membuka peluang usaha berbasis bahan alami.
KPK menyita 12.000 dolar Singapura terkait kasus Kuansing, diduga bagian dari uang amplop yang dikembalikan Menteri Kehutanan.