Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Suasana jumpa pers Pemkot Jogja yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Wahyu Hendratmoko terkait Winongo Jogja River Festival (WJRF)./Dok Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Pemkot Jogja menggelar event wisata Jogja Winongo Jogja River Festival (WJRF), Jumat (28/7/2023). Gelaran wisata ini diselenggarakan di Sungai Winongo hingga Sabtu (29/7/2023).
Gelaran wisata ini diselenggarakan Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Jogja dimana tujuannya memadukan potensi alam dan budaya untuk menarik wisatawan. WJRF adalah salah satu inovasi program Dinpar lantaran baru pertama kali diselenggarakan.
Kepala Dinpar Kota Jogja Wahyu Hendratmoko menjelaskan terdapat berbagai kegiatan yang dapat diikuti dan dinikmati wisatawan dalam gelaran WJRF ini. “Hari pertama akan dilaksanakan lomba mural yang diikuti oleh enam komunitas. Sedangkan hari kedua, pagi hari dimulai dengan lomba lukis anak dengan peserta 30 orang pelajar SD, pentas seni dengan penampil dari sekolah-sekolah, bazar ekonomi kreatif yang diikuti 15 stand kuliner, fashion, maupun kriya, lalu lomba cosplay dan lomba sket,” jelasnya, Jumat siang.
Baca juga: TPA Piyungan Ditutup: Sampah Menggunung di Alun-alun Selatan Jogja
Wahyu menyebut masyarakat sekitar Sungai Winongo juga akan berpartisipasi dengan menampilkan suguhan wisata Jogja berupa atraksi seni. “Dimeriahkan pula dengan talkshow tentang peran masyarakat dalam pengelolaan Sungai Winongo dan berbagai penampilan seni dari masyarakat Sungai Winongo,” terangnya.
Puncak acara gelaran wisata ini, jelas Wahyu, menghadirkan tradisi budaya Memetri Sungai dan Tumbuk Ageng-Angon Bocah yang merupakan tradisi masyarakat yang sudah dilakukan turun temurun. “Kami mengusung tema Urban Space, Urban Culture, tema ini selaras dengan fungsi bantaran Sungai Winongo sebagai ruang publik masyarakat urban dan wujud dari semangat pemeliharaan sungai melalui Budaya Memetri,” paparnya.
Wahyu menjamin gelaran wisata Jogja yang baru pertama dilakukan ini tak akan terhambat oleh masalah sampah yang akhir ini terjadi di Kota Jogja. “Kami sudah koordinasi dengan berbagai pihak agar masalah sampah ini tidak mengganggu dan terjamin akan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.