Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di kisaran Rp17.940-Rp18.000 per dolar AS.
Ribuan peziarah dari berbagai daerah di tanah air masih ramai memadati makam Sunan Kudus di Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meskipun libur sekolah telah usai. /Istimewa.
Harianjogja.com, KUDUS—Ribuan peziarah dari berbagai daerah di tanah air masih ramai memadati makam Sunan Kudus di Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meskipun libur sekolah telah usai.
Juru Bicara Yayasan Masjid Menara dan makam Sunan Kudus Deny Lukmanul Hakim mengatakan jumlah peziarah setiap harinya bisa mencapai 2.000-an orang. Sedangkan saat libur sekolah jumlahnya bisa lebih banyak lagi karena yang datang tidak hanya dari kalangan kelompok pengajian, melainkan banyak pula dari keluarga memanfaatkan liburan.
Meskipun bukan masa libur, kepadatan memang masih terjadi, yang dimungkinkan memanfaatkan momen bulan Maulud. Pada hari biasa, jumlahnya tentu lebih sedikit, biasanya didominasi dari warga lokal Kudus dan sekitarnya.
BACA JUGA: Zelenskyy Tolak Usulan Penyelesaian Konflik Berkaca Semenanjung Korea
"Untuk melayani peziarah, jam operasionalnya dibuka mulai setelah shalat subuh atau sekitar pukul 04:00 WIB hingga pukul 24:00 WIB," katanya dilansir Antara Minggu (21/9/2025)
Saat memasuki bulan puasa, kata dia, ditutup sementara, sehingga banyak peziarah yang memanfaatkan momen sebelum puasa, terkadang terjadi lonjakan pengunjung.
Peziarah yang datang ke Makam Sunan Kudus, tidak hanya dari masyarakat di tanah air, karena sebelumnya juga ada peziarah yang berasal dari luar negeri.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus Edy Supriyanto mengakui meskipun bukan hari libur sekolah, tetapi bus yang masuk ke terminal pada akhir pekan memang tinggi.
"Berkisar 50-an unit bus setiap harinya, terutama pada hari Sabtu dan Minggu. Sedangkan hari biasa tidak sebanyak itu, berkisar 20-an bus," ujarnya.
Ia memperkirakan masih ramainya wisatawan, salah satunya karena bertepatan dengan bulan Maulud, sehingga banyak rombongan pengajian atau masyarakat dari berbagai daerah melakukan wisata ziarah.
Lonjakan bus wisata yang masuk ke terminal wisata Krapyak, kata dia, mulai terlihat sejak bulan pertengahan Agustus 2025 hingga sekarang.
BACA JUGA: PB Djarum Dominasi Final Polytron Superliga Junior 2025
Samingan, peziarah asal Kulonprogo mengakui bersama rombongan memang menjadwalkan ziarah ke Sunan Muria, Sunan Kudus serta Sunan Kalijaga Demak.
"Kami sengaja berangkat di akhir pekan, agar semua anggota pengajian bisa berangkat karena libur kerja, sehingga yang ikut bisa 50-an orang," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan bergerak fluktuatif dan ditutup melemah di kisaran Rp17.940-Rp18.000 per dolar AS.
Satpol PP Bantul membongkar lokasi produksi miras oplosan di Kalurahan Sabdodadi. Petugas menyita 10 galon bahan baku, botol miras siap edar, dan sejumlah alat
Alwi Farhan tersingkir pada babak pertama China Open 2026 setelah kalah tiga gim dari Ayush Shetty. Hasil ini mengakhiri momentum positif yang dibangun di Japan
Minat investor Indonesia terhadap tokenisasi saham AS meningkat. SpaceX, Nvidia, Tesla, dan Apple menjadi instrumen favorit.
Gempa M5,5 mengguncang Gayo Lues, Aceh. BMKG memastikan gempa dipicu Sesar Oreng dan tidak berpotensi tsunami
Universitas Sanata Dharma (USD) akan menjadi tuan rumah World Union of Jesuit Alumni (WUJA) Congress 2026, kongres alumni Jesuit terbesar di dunia