Advertisement

Menikmati Arung Jeram di Batang Anai

Newswire
Jum'at, 07 September 2018 - 16:30 WIB
Maya Herawati
Menikmati Arung Jeram di Batang Anai   Bermain arung jeram di Sungai Anai, Kabupaten Pariaman Sumatra Barat. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, PARIT MALINTANG - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menawarkan tiga paket arung jeram untuk wisatawan yang menggemari wisata minat khusus.

"Masing-masing paket memiliki panjang perjalanan dan keunggulan, namun sungai yang digunakan sama yaitu Batang Anai," kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Padang Pariaman, John Kenedi di Parit Malintang, belum lama ini.

Advertisement

Ia menjelaskan untuk paket pertama atau pendek yaitu mulai dari Balah Aie ke Pasie Laweh dengan panjang lintasan 4,5 kilometer dan waktu tempuh dua jam.

Paket kedua atau menengah yaitu mulai dari Anduriang ke Pasie Laweh dengan panjang lintasan 11,2 kilometer dan waktu tempuh tiga sampai empat jam.

Paket ketiga atau jauh yaitu mulai dari Guguak ke Pasie Laweh dengan panjang lintasan 15,8 kilometer dan waktu tempuh empat sampai lima jam.

"Masing-masing paket tersebut diperuntukkan tergantung dari pengalaman dan stamina wisatawan," katanya.

Untuk paket pertama diperuntukkan bagi pemula, sedangkan untuk tahap selanjutnya bagi yang berpengalaman.

Sedangkan biaya yang dikenakan yaitu mulai dari Rp130 ribu per orang untuk paket pertama, Rp250.000 per orang untuk paket dua, dan Rp350 ribu per orang untuk paket ketiga.

Sedangkan fasilitas yang diberikan bervariasi tergantung paket yang ditawarkan, namun pihaknya menyediakan fasilitas dasar dalam arung jeram yaitu di antaranya pemandu, perlengkapan, asuransi, cemilan, transportasi lokal, dan dokumentasi.

Sementara itu, Ketua Pengelola Rafting LA Advanture, Ritno Kurniawan mengatakan rata-rata jumlah wisatawan yang menggunakan jasa arung jeram ini mencapai 90 hingga 100 orang per bulan.

"Wisatawan didominasi oleh warga dalam provinsi, lalu diikuti oleh Provinsi Riau," ujarnya.

Ia mengatakan kendala yang dihadapi sekarang yaitu tidak adanya toilet, ruang bilas, dan ruang ganti baju sehingga ada sejumlah pihak yang membatalkan berarung jeram di daerah itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Harga Cabai Rawit Jogja Turun Rp70.000 per Kg, Disdag Jaga Pasokan

Harga Cabai Rawit Jogja Turun Rp70.000 per Kg, Disdag Jaga Pasokan

Jogja
| Jum'at, 27 Februari 2026, 13:37 WIB

Advertisement

Pakar PAUD Ingatkan Risiko Anak Dipaksa Belajar Terlalu Dini

Pakar PAUD Ingatkan Risiko Anak Dipaksa Belajar Terlalu Dini

Lifestyle
| Jum'at, 27 Februari 2026, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement