Produksi Kapas 3 Pemasok Indonesia Turun, Harga Global Bisa Naik
Produksi kapas Brasil, Australia, dan AS diproyeksi turun pada 2026/2027, sementara stok dunia menurun dan harga global berpotensi naik.
Patung gajah bercorak zebra di TSTJ Solo./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, BOYOLALI - Pengunjung Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dibuat kebingungan lantaran ada patung gajah bercorak hitam putih persis seperti zebra di objek wisata tersebut. Mereka meminta pengelola untuk mengecat ulang patung tersebut supaya anak-anak tidak salah mengenali hewan.
Berdasarkan pantauan Solopos.com, Jumat (17/1/2020), patung gajah berkelir zebra menyambut setiap pengunjung setelah melewati sejumlah patung yang ada di TSTJ. Keunikan corak patung tersebut justru menarik perhatian sejumlah pengunjung. Beberapa pengunjung tampak berfoto di sebelah patung tersebut.
Salah satu pengunjung dari Kecamatan Sambi, Boyolali, Ari, 30, datang bersama istrinya, Lis, dan kedua putrinya, Manda, 7, dan Diva, 2. Manda berlari melihat ke arah kandang gajah. Di sana terdapat dua gajah sedang memakan rumput.
Tetapi, Diva justru tidak memperhatikan gajah di dalam kandang. Bocah balita itu menunjuk patung gajah bercorak zebra. "Gajah, gajah," kata Diva di gendongan Lis.
Ari menilai patung gajah berwarna zebra justru membuat pemahaman yang salah dari sudut pandang anak kecil. Ia kesulitan menjelaskan patung gajah itu berbeda dengan gajah asli yang sedang makan rumput di kandang kepada anaknya.
"Patung seharusnya dicat seperti warna aslinya supaya anak tidak bingung," katanya kepada Solopos.com saat ditemui di lokasi.
Ari mengaku kerap berkunjung ke TSTJ, minimal dua kali dalam setahun karena Manda antusias dengan satwa. TSTJ menjadi tempat favorit mengenal satwa karena jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari rumahnya.
Hal senada disampaikan pangunjung lain, Bowo, 29, yang menyayangkan warna patung gajah bercorak zebra tersebut. Ia berharap patung gajah itu dicat ulang supaya anak kecil tidak bingung.
Pendapat berbeda disampaikan oleh Ichsan yang tidak mempermasalahkan warna patung tersebut. Menurutnya, cat yang tidak biasa di patung gajah itu akan membangun imajinasi anak.
"Kalau dia [anak] sudah besar pasti akan paham. Saat anak masih berusia dini dilatih berimajinasi," ungkap bapak satu anak tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Produksi kapas Brasil, Australia, dan AS diproyeksi turun pada 2026/2027, sementara stok dunia menurun dan harga global berpotensi naik.
Markas permanen Kodam XXVI/Mataram dipastikan dibangun di Godean, Sleman, sementara kantor Korem 072/Pamungkas menjadi markas sementara.
Pemerintah menargetkan investasi hilirisasi Rp3.800 triliun dalam empat tahun untuk 28 komoditas di delapan sektor.
Arab Saudi mengecam serangan Houthi terhadap fasilitas sipil dan situs suci serta menegaskan hak membela wilayah dan kedaulatan.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp114.000 per kg dan telur ayam ras Rp31.550 per kg pada 6 Oktober 2026.
Pembangunan RTH eks Parkir Abu Bakar Ali dimulai dan ditargetkan rampung Desember 2026 dengan konsep perpaduan hutan dan taman kota.