Peneliti Temukan Resep Membuat Es Krim Anti Meleleh
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Senja di Telaga Bedakah dengan latar Gunung Kembang dan Gunung Sindoro./Instagram @restu_najih
Harianjogja.com, JOGJA--Berwisata ke kota dingin, Wonosobo di jantung Jawa Tengah tak lepas dari berbagai pilihan wisata alam yang menarik. Salah satunya mengunjungi telaga cantik berhawa sejuk di kaki gunung, yaitu Telaga Bedakah.
Telaga ini berada di kaki Gunung Sindoro dan Gunung Kembang. Udaranya yang sejuk ditambah suguhan pemandangan gunung yang memesona membuat wisatawan betah berlama-lama.
Destinasi ini berada di tengah-tengah Perkebunan Teh Tambi di Dusun Bedakah, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Kertek, Wonosobo.
Meski begitu, belum banyak masyarakat yang mengenal telaga yang satu ini. Pasalnya, objek wisata ini baru dikelola sekitar dua tahun terakhir.
Mulanya, telaga ini berfungsi untuk menampung air yang digunakan bagi kebutuhan warga sekitar sehari-hari. Namun, lantaran panorama sekitar telaga begitu memesona, maka warga setempat pun menjadikan telaga ini sebagai daerah wisata.
Telaga Bedakah memiliki ukuran yang tidak terlalu luas. Jika berkunjung kemari, sempatkan mengelilingi tepiannya. Tak sampai setengah jam, Anda sudah bisa mengitari kawasan tersebut.
Meski tak begitu luas, tetapi telaga tersebut sangat jernih. Hal itu memungkinkan pengunjung untuk menyaksikan ribuan ikan warna-warni yang terdapat di perairan telaga, bahkan menaburkan pakan ikan ke telaga.
Kunjungan ke Telaga Bedakah memang didominasi wisatawan keluarga. Sehingga, destinasi wisata ini juga menawarkan taman bermain serta penyewaan bebek air dan perahu karet untuk anak-anak yang ingin menjajal berkeliling telaga.
Selain itu, pengunjung dewasa juga bisa menikmati atraksi flying fox. Akan tetapi bagi Anda sekeluarga yang ingin membuka tenda, pengelola Telaga Bedakah juga menyediakan fasilitas camping ground.
Telaga Bedakah sangat cocok untuk menjadi pilihan wisata murah meriah karena biaya masuknya hanya Rp6.000. Namun, jika ingin menjajal berbagai atraksi lainnya, dibutuhkan biaya tambahan ke pengelola wisata.
.jpg)
Hamparan Hijau
Mengunjungi Telaga Bedakah akan memberikan ketenangan berkat hawa sejuk dan paduan pemandangan yang indah dari gunung dan telaga yang jernih. Namun, jika kurang puas, wisatawan bisa mampir ke hamparan hijau Kebun Teh Bedakah yang masih satu area dengan telaga tersebut.
Kebun Teh Bedakah merupakan salah satu bagian kebun teh yang termasuk dalam Kebun Teh Tambi milik Agrowisata Perkebunan Teh Tambi.
Selain Bedakah, ada dua unit perkebunan lain yaitu Unit Tambi dan Unit Tanjungsari. Keseluruhan kebun teh tersebut memiliki luas 829,14 hektare.
Agrowisata Perkebunan Teh Tambi merupakan objek wisata yang menarik bagi pencinta wisata alam pegunungan. Hamparan hijaunya tanaman teh yang tertata rapi menjadi pemandangan yang sungguh menyegarkan mata.
Tentang Telaga Bedakah
Lokasi:
Tlogomulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah
Jam buka:
Mulai pukul 08.30 WIB.
Harga tiket:
Rp6.000
Fasilitas:
- Permainan air seperti bebek air, perahu karet, dan kano.
- Flying fox.
- Playground untuk anak.
- Camping ground.
- Wisata kebun teh.
Jarak tempuh:
Sekitar 13 kilometer dari Alun-Alun Wonosobo (sekitar 30 menit).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti membuat terobosan baru setelah menemukan cara untuk membuat es krim yang hampir tidak meleleh.
Kemenkes menyiapkan tiga langkah untuk memperkuat peran bidan dalam menangani kesehatan mental ibu hamil dan ibu menyusui.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.
Nadiem Makarim mengaku sakit hati dituntut membayar Rp5,67 triliun dalam kasus dugaan korupsi Chromebook Kemendikbudristek.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.