Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Seorang pengunjung tampak antusias berswafoto di atas jembatan kaca Hutan Tinjomoyo Semarang. Minggu (5/10/2025). /Solopos-Fitroh Nurikhsan.
Harianjogja.com, SEMARANG—Setelah lama terbengkalai, Jembatan Kaca yang berada di kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo, Kota Semarang, akhirnya dibuka untuk umum mulai Minggu (5/10/2025). Jembatan setinggi sekitar 15 meter yang membentang di atas Sungai Kali Garang itu kini berpotensi menjadi ikon wisata baru di Kota Atlas.
Pembangunan jembatan kaca ini sebenarnya dimulai sejak masa kepemimpinan Wali Kota Hendrar Prihadi pada 2022. Namun proyek sempat mangkrak ketika kepemimpinan beralih ke Hevearita Gunaryanti Rahayu hingga awal masa Agustina Wilujeng Pramestuti, sebelum akhirnya tuntas dan dibuka kembali untuk publik.
Uji Adrenalin
Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, yang ikut menjajal langsung jembatan kaca tersebut mengaku merasakan pengalaman unik sekaligus memacu adrenalin.
“Sangat menarik untuk dikunjungi. Wisata itu harus memberi sesuatu yang tidak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Di Hutan Tinjomoyo ada beberapa titik yang berbeda dari tempat lain, salah satunya jembatan kaca. Adrenalin kita lumayan naik ketika melihat ke bawah,” ujar Iswar, Minggu sore.
Iswar memastikan jembatan kaca sudah aman karena menggunakan lapis kaca ganda setebal 4 sentimeter dengan pondasi beton yang kokoh. “Sudah safety banget. Kacanya dobel, tebal 4 sentimeter, betonnya juga kokoh. Jadi enggak perlu khawatir,” paparnya.
Harga Tiket
Selain memberi pengalaman menantang, harga tiket yang murah juga menjadi daya tarik wisata ini. Kepala UPTD Tinjomoyo, Amelia Kusumaningtyas, menyebutkan tiket masuk kawasan Hutan Tinjomoyo sebesar Rp6.500, sedangkan tiket naik ke jembatan kaca hanya Rp10.000.
“Untuk tiket masuk kawasan Hutan Tinjomoyo Rp6.500, sedangkan naik ke atas jembatan kaca dikenai tarif tambahan Rp10.000. Ke depan akan ada paket wisata, termasuk naik jeep dan wahana lainnya dengan harga lebih murah,” kata Amelia.
Amelia menambahkan, jembatan kaca masih tahap soft launching dan dibuka setiap Sabtu dan Minggu pukul 08.00–16.00 WIB. Pihaknya juga akan memberlakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengunjung dengan riwayat tekanan darah tinggi demi faktor keselamatan.
“Nanti ada pemeriksaan dari DKK. Jadi yang tensinya tinggi tidak boleh naik karena faktor keselamatan. Bulan depan targetnya paket wisata sudah siap. Sekarang fokus kami memastikan jembatan kaca ini berjalan aman dan menarik minat pengunjung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
PSS Sleman kembali menggelar uji coba tertutup pekan ini. Super Elja akan menghadapi salah satu tim Super League di DIY.
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Gempa M7,7 NTT mengganggu 200 BTS di 10 kabupaten dan kota. Kemkomdigi memantau pemulihan jaringan bersama operator seluler
Menghadirkan nuansa eklektik resort yang hijau dan rindang di tengah hiruk-pikuk kota, Gets Premiere Yogyakarta resmi melakukan soft opening pada Sabtu (15/8)
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.