KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Terumbu Karang di Taman Laut Bunaken/Okezone
Harianjogja.com, Bunaken—Para wisatawan pencinta dunia bawah laut tentu kenal dengan keindahan Taman Laut Bunaken. Taman Laut ini memiliki luas sekira 75.265 hektar. Dari keseluruhan luas itu terdapat lima buah pulau yang termasuk dalam kawasan taman nasional, di antaranya Pulau Naen, Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Siladen, dan Pulau Mantehage.
Isu Roh Jahat
Taman Laut Bunaken kali pertama ditemukan pada 1975 oleh Locky Tjipta Herlambang. Saat itu, ada sekelompok penyelam yang sedang melakukan ekspedisi di laut Bunaken. Uniknya, ketika hendak menyelam, para penyelam diperingati oleh penduduk dan nelayan setempat soal bawah laut yang akan mereka selami dihuni roh roh jahat, namun mereka sama sekali tidak gentar, hingga akhirnya menemukan banyak biota laut langka yang belum pernah dilihat sebelumnya.
Ikan Langka
Ikan-ikan langka, tumbuhan bawah laut, dan hewan air lainnya yang berwujud dan berwarna unik seolah menjadi kenyataan dari khayalan yang selama ini hanya diimajinasikan.
Setelah ditemukan, taman laut yang mulai dihuni oleh penduduk sekitar 1.400 tersebut ternyata sebelumnya tidak langsung dinamakan Bunaken. Tapi, oleh penduduk Tanjung Parigi yang pindah ke tenggara, kemudian membangun kawasan baru di tepi pantai berhadapan langsung dengan Manado, dan diberi nama Wunakeng, yang merupakan kepanjangan dari Kinawunakeng berarti tempat tinggal.
Taman laut yang sekarang sudah tersohor ke luar negeri itu memiliki kedalaman sekira 4.000 kaki. Dengan kedalaman seperti itu maka tidaklah heran jika Bunaken dihuni oleh sekira 2.000 spesies ikan dan 500 jenis karang.
Biota Laut
Beragam warna ikan dan biota laut sekaligus jenis yang langka pun bisa penyelam saksikan sambil termangu tidak menyangka karena saking indahnya. Tidak cukup sampai di situ, keindahan Bunaken yang kini sudah menghipnotis jutaan pasang mata penyelam tersebut pun digadang-gadang melebihi bawah laut Kepulauan Antilen Great Barrier Reef Australia dan Kanada Timur, yang juga diakui oleh penemunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi, dilaporkan menyebabkan seorang lansia
Bedog Artsfest ke-16 di Sleman mengusung tema Ngerawat Rasa dengan menjadikan sungai sebagai ruang seni dan pesan kepedulian lingkungan.
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.
Ganjar Pranowo membagikan momen bertemu Anies Baswedan dan Fery Farhati di Jogja dengan suasana santai dan penuh guyonan.