Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Laut Mati Israel/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Laut Mati di Israel adalah laut dengan kadar garam yang sangat tinggi. Bahkan Anda tidak akan tenggelam jika mencebur ke sana. Kadar garam yang tinggi membuat Anda akan terapung otomatis.
Untuk mencapai tempat itu, kita harus menyusuri jalan berliku menuju laut, menuju ke daerah yang lebih rendah, karena laut mati berada hampir 1.400 meter di bawah permukaan laut. Ya, Laut Mati memang menjadi tempat paling rendah di Bumi.
Sepanjang perjalanan, Anda akan menemukan penanda ketinggian berbaris di jalan dua arah dari kota Ein Bokek. Rendahnya kawasan tersebut, akan membuat telinga Anda terasa tersumbat. Tidak heran, ketika sampai di sana maka semuanya akan terasa berbeda.
Berbeda dengan pantai lainnya, yang penuh sesak dengan para turis, laut mati hanya berisikan hamparan pasir emas yang sangat panjang dan air jernih dengan beberapa hotel, beberapa di atas air, beberapa di seberang jalan. Memang, sangat sedikit orang yang mau berkunjung ke sana.
Apalagi, jika berkunjung di akhir Agustus, dan suhu di luar ruangan mencapai lebih dari 100 derajat. Oleh karena itu, pemilihan waktu untuk bepergian ke sana sangat penting, jika Anda tidak mau gosong karena kepanasan.
Karena berada di dataran rendah, nyaris tidak ada angin sepoi-sepoi atau gerakan di air, Laut Mati menyeramkan dengan cara yang baik. Berada di sana, akan membawa pengalaman tersendiri, seperti berjalan di ruang angkasa karena begitu sedikit kehidupan yang terjadi di sana.
Meskipun tetapi sepi, namun laut mati menawarkan pemandangan yang cukup menggugah hati, seperti ketika pasir berubah dari kuning keemasan menjadi putih ketika air menyentuh pasir. Tapi, jika diamati itu bukanlah pasir, melainkan endapan garam yang terkristalisasi.
Karena tidak mengalir, maka air di laut mati pun akan terasa hangat bahkan bisa panas sekali. Tidak heran, karena laut mati lebih asin sekira 9,6 kali daripada lautan biasa. Karenanya, jangan pernah masuk ke air jika ada luka kecil di tubuh Anda, atau ketika Anda selesai bercukur, akan terasa seperti terbakar.
Laut Mati telah menjadi daya tarik untuk penyembuhan dan kesehatan selama ribuan tahun. Itu karena komposisi mineral unik dari air, lumpur, dan tekanan atmosfir telah ditunjukkan untuk mengatasi kondisi peradangan seperti psoirasis, jerawat, dan radang sendi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Lonjakan operasi plastik di kalangan anak muda Jepang memicu kekhawatiran. Bahkan anak lulusan SD mulai menjalani operasi kelopak mata dengan persetujuan orang
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.