Wisatawan di Indonesia Paling Suka Wisata Gunung dan Air
Ada beragam tujuan wisata di Indonesia. Namun, visata pegunungan di Indonesia masih menjadi favorit minat wisatawan dalam maupun luar negeri.
Batik Trusmi, Cirebon/JIBI/BISNIS-Gloria Fransisca Katarina Lawi
Harianjogja.com, JAKARTA – Jalan-jalan ke Cirebon, jangan lupa ke Batik Trusmi, pusat oleh-oleh batik khas Cirebon yang juga menyediakan tempat berlatih membatik.
Batik Trusmi adalah salah satu pusat industri kreatif di Cirebon. Selain batik, kawasan yang terletak di Plered, Cirebon, sekitar empat kilometer sebelah barat dari Kota Cirebon ini juga menyediakan wisata kuliner, seperti tahu gejrot maupun empat gentong.
Selain itu, kampung Batik Trusmi juga dikenal sebagai pusat pelatihan seni dan budaya. Misalnya untuk pengadaan seminar ataupun pelatihan membatik.
Sejak lama, Batik Trusmi menjadi ikon koleksi kain nasional. Selain batik Cirebon, Batik Trusmi menyediakan batik tulis, batik pesisir, dan batik khas keraton. Maklum saja, ada dua keraton yang sangat mempengaruhi motif batik keratin. yakni Keraton Kanoman dan Keraton Kasepuhan.

Beberapa motif yang mahal misalnya motif Paksinaga Liman, motif dengan nama kereta kencana milik Keraton Kasepuhan.
Motif Paksinaga Liman adalah gabungan tiga hewan, dan ini adalah lambang kekuatan Kerajaan Cirebon. Ada pun harga untuk batik dengan motif yang unik ini tempat ini berkisar dari harga miring Rp50.000 sampai Rp1 juta.
Untuk bisa sampai ke Batik Trusmi, Anda bisa melalui perjalanan lewat Tol Cikupa-Palimanan atau tol Cipali. Anda lalu keluar di gerbang tol Plumbon, kemudian sekitar 500 meter sampai sekitar 1 kilometer akan tiba di perempatan Plered.
.jpg)
Jika anda sudah menemukan patung pembatik di area tersebut, maka kampung itulah akan tersedia kuliner khas Cirebon, butik batik, dan tentunya kawasan Batik Trusmi.
Selain dengan kendaraan pribadi, Anda bisa pergi menggunakan kereta api tujuan Jawa Timur dan Jawa Tengah, lalu turun di Stasiun Cirebon. Ada banyak pilihan dari Stasiun Cirebon untuk tiba ke Batik Trusmi.

Kehadiran Batik Trusmi tak lepas dari sosok Ki Gede Trusmi, pengikut setia pemimpin Islam di Cirebon, Sunan Gunung Jati. Ki Gede Trusmi kerap mengajarkan masyarakat seni membatik, selain ikut menyebarkan agama Islam di daerah tersebut.
Masyarakat yang tinggal di sana, dan terbiasa membatik percaya bahwa mereka adalah keturunan dari Ki Gede Trusmi.
Hingga kini, makam Ki Gede Trusmi masih terawatt dengan baik. Setiap tahun adalah diadakan upacara Ganti Welit, dan Ganti Sirap setiap empat tahun.
.jpg)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Ada beragam tujuan wisata di Indonesia. Namun, visata pegunungan di Indonesia masih menjadi favorit minat wisatawan dalam maupun luar negeri.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.
Sapi Mbah Iran milik peternak Bantul terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo dengan harga Rp90 juta.
Daftar makanan penyeimbang hormon wanita seperti sayuran hijau, yoghurt, dan flaxseed. Bantu atasi stres, jerawat, hingga gangguan menstruasi.
Pemkab Sleman siapkan PAW lurah di 5 kalurahan. Raperbup segera disahkan sebagai dasar hukum pelaksanaan Pilur antar waktu 2026.
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.