Piknik ke Curug Sidoharjo, Jangan Lupa Sedapnya Kopi Beraroma Moka

Kopi Menoreh yang dijual sebagai oleh-oleh khas Air Terjun Sidoharjo. - Instagram @kopimokamenoreh.mbakmar
31 Juli 2021 12:27 WIB Lajeng Padmaratri Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Di desa yang sama dengan Curug Sidoharjo, banyak kebun kopi yang ditanam warga setempat. Kopi Menoreh memang menjadi komoditas yang dibudidayakan warga sejak lama.

Berbagai jenis olahan kopi yang disajikan ialah robusta moka, kopi jahe, kopi lanang, hingga kopi luwak.

Selain dijual biji dan bubuknya, petani setempat juga mendirikan beberapa warung kopi untuk wisatawan. Dalam setiap suguhan kopinya, biasanya disajikan dengan geblek, makanan khas Kulonprogo yang berbahan tepung tapioka.

Dari sejumlah olahan kopi, yang menjadi unggulan di sana ialah kopi moka Menoreh. Menariknya, aroma moka yang dihasilkan bukan dari campuran biji kopi dan biji kakao, melainkan hasil tumpangsari akar kopi dan akar kakao di mana pohon kopi ditanam di antara pohon kakao. Hal itu membuat kopi yang disajikan memiliki aroma yang khas daripada kopi biasanya.

Kopi Moka Menoreh itu tak hanya jadi favorit wisatawan lokal, melainkan juga wisatawan mancanegara. Bahkan, pengunjung bisa menyaksikan langsung proses pembuatan kopi, mulai dari saat disangrai hingga disajikan dalam seduhan.

Kini, kopi moka ini tak hanya bisa dinikmati di Sidoharjo, Kulonprogo. Penikmat kopi dari manapun sudah bisa memesannya melalui toko daring. Setiap 100 gram kopinya dijual dengan harga berkisar Rp35.000.