PMI Gunungkidul Siapkan Donor Darah Mobile Jaga Ketersediaan Stok
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Pantai Mesra Gunungkidul/Instagram @pantai_ngrawe
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pantai Mesra Gunungkidul menjadi acuan penataan wisata. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul akan menata kawasan Pantai Baron-Kukup di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari mengacu pada penataan Pantai Mesra atau Ngrawe yang lokasinya berada di antara Baron dengan Kukup.
Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan program penataan Pantai Baron dan Kukup terus dimatangkan bersama-sama dengan investor. Pada tahap awal sudah ada pertemuan dengan bupati berkaitan dengan rencana ini.
BACA JUGA: 177 Ribu Wisatawan ke Gunungkidul di Akhir Tahun, Ekonomi Terdongkrak
“Memang kami akan melibatkan investor dalam penataan di Baron dan Kukup,” kata Drajad, Rabu (12/1).
Dia menjelaskan gambaran awal penataan di kedua pantai ini akan saling terintegrasi. Konsepnya akan mengacu pada penataan Pantai Mesra Gunungkidul atau yang dulu dikenal sebagai Pantai Ngrawe.
Drajad mengakui penataan di pantai ini sukses karena tertata dengan baik sehingga bisa memberikan kenyamanan bagi para pengunjung. “Ini coba diterapkan untuk penataan antara Baron sampai Kukup. Kebetulan yang akan digandeng merupakan investor yang berhasil menata Pantai Mesra,” katanya.
Pantai Mesra Gunungkidul merupakan destinasi yang relatif baru. Letaknya berada di antara Pantai Baron dan Kukup. Lokasi ini tertata dengan baik karena tidak ada lapak di bibir pantai sehingga pengunjung bisa melihat laut tanpa ada gangguan. Gazebo atau tempat berjualan berada di sisi timur dan barat, di tengah-tengahnya dibiarkan kosong dan hanya ditanami rumput agar terlihat lebih hijau.
Pengunjung dilarang menginjak area rerumputan karena sudah ada jalan melingkar di lapangan. Pohon palem ditanam untuk mempercantik lokasi. Sejumlah kursi disediakan untuk pengunjung duduk dan berfoto ria di Pantai Mesra Gunungkidul
“Nantinya dalam penataan Baron-Kukup juga dilengkapi dengan sejumlah wahana sehingga bisa menarik minat para pengunjung,” katanya.
BACA JUGA: Ngopi di Ketinggian 40 Meter Dipersoalkan, Ini Tanggapan Pengelola Jogja Sky
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, pariwisata dan investasi merupakan program unggulan yang dimiliki. Meski demikian, adanya pandemi membuat program yang ada menjadi terkendala.
“Dengan makin terkendalinya wabah Corona, saya optimistis semuanya akan menjadi lebih baik,” katanya.
Ia pun mengakui investasi dirintis lagi. “Sebenarnya sudah banyak calon investor, tapi terhambat pandemi. Sektor wisata pun sama harus dikembangkan secara lebih massif lagi untuk menjadi destinasi tingkat dunia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Gunungkidul memastikan stok darah aman dan menyiapkan donor darah mobile hingga akhir Agustus untuk menjaga ketersediaan darah.
Simak rekomendasi 9 mobil van terbaik di Indonesia mulai dari Wuling Formo, Gran Max, Hiace Premio hingga Mercedes-Benz V-Class. Cocok untuk keluarga maupun bis
CEO OpenAI Sam Altman menyebut dunia telah memasuki era singularitas AI. Pernyataan itu memicu perdebatan baru tentang manfaat dan risiko kecerdasan buatan bagi
Satpol PP dan Dishub Bantul menemukan 11 pelanggaran penyelenggaraan parkir. Tiga kendaraan yang parkir di area terlarang depan IGD RSUD Panembahan Senopati jug
Penelitian mengungkap keterikatan emosional terhadap mantan pasangan bisa bertahan lama. Rata-rata seseorang membutuhkan sekitar empat tahun agar perasaan itu b
Piala Dunia 2030 terancam boikot negara-negara Eropa setelah UEFA mengecam rencana FIFA membentuk FIFA Forward Enterprise untuk mengelola hak komersial turnamen