Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Perugas TPR menggunakan alat transaksi dari Dinas Pariwisata Sleman, Selasa (3/5/2022). Ist Dinas Pariwisata Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN-Destinasi wisata alam masih menjadi tujuan favorit wisatawan di masa libur lebaran tahun ini. Banyaknya wisatawan yang berkunjung membuat pemerintah setempat mengoperasikan alat transaksi untuk masuk ke destinasi.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono, menuturkan rata-rata tempat wisata ramai dikunjungi wisatawan saat pagi dan sore hari dan kunjungan dari pengamatan di lapangan masih didominasi oleh kelompok-kelompok kecil keluarga dan kendaraan dari luar kota.
Mengantisipasi kemungkinan potensi terjadi antrean pada pintu masuk destinasi wisata yang dikelola Pemkab Sleman, Dinas Pariwisata Sleman telah mendistribusikan alat transaksi dan melatih petugas pada minggu lalu, untuk siap, cepat, dan tepat dalam melayani wisatawan di pintu masuk destinasi.
"Kalaupun terjadi antrean tidak sampai mengular panjang. Berdasar pantauan kami di Tempat Pemungutan Retribusi [TPR] baik di Gerbang Kaliurang, Gerbang Kaliadem serta candi-candi tidak mengalami antrean yang berarti," ujarnya, Selasa (3/5/2023).
Baca juga: 3 Pos Pantau di Kawasan Hutan Pinus Mangunan Disiapkan
Terdapat 12 alat transaksi baru yang didistribusikan ke lima TPR, yaitu dua TPR di Kawasan Kaliurang dan tiga TPR di Kawasan Kaliadem. Alat tersebut mempunyai mobilitas yg baik bagi petugas untuk melakukan jemput bola, sehingga dapat meminimalisir potensi antrian panjang.
Menurut catatan dari hasil pemantauan Dinas Pariwisata Sleman, sampai pada Selasa (3/5/2022) pukul 15.00 WIB, Kawasan Kaliurang dikunjungi 3.969 wisatawan; Kawasan Kaliadem 2.737 wisatawan.
Lebih dari 500 wisatawan berkunjung di lima candi yang dikelola Pemkab Sleman; Sindu Kusuma Edu Park dan Gamplong Studio masing-masing dikunjungi lebih dari 750an wisatawan; Tebing Breksi 984 wisatawan; dan Jogja Exotarium 963 wisatawan.
Suparmono optimistis kunjungan akan terus meningkat di destinasi-destinasi wisata Sleman. "Karena selain pengelola telah menerapkan Protokol kesehatan yang baik dan konsisten, petugas juga memberikan layanan terbaiknya bagi wisatawan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Karhutla Indonesia mencapai 202.004 hektare hingga Juli 2026, melampaui 2019 dan 2023. El Nino kini masuk kategori sangat kuat.