Bank BPD DIY Kembali Gelar Malioboro Run 2026, Angkat Konsep Culture on Track
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Karyawati Warung Makan Jujugan saat akan menghidangkan ayam pop karsen, Sabtu (24/6/2023). /Harian Jogja-Ujang Hasanudin.
Harianjogja.com, BANTUL—Olahan daging ayam memang tidak ada habisnya. Selalu ada inovasi untuk menimbulkan cita rasa yang berbeda dari bahan pangan hewani tersebut. Salah satunya dilakukan Warung Makan Jujugan.
Warung makan yang berlokasi di Jalan Parangtritis KM 19, Dusun Grudo, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul ini menyediakan menu ayam karsen. Sepintas menu ayam tersebut hampir sama dengan ayam pop pada umumnya.
Namun yang membedakannya adalah ayam karsen ini menggunakan kuah dari degan atau kelapa muda ditambah dengan santan sehingga menimbulkan cita rasa yang gurih dan juicy atau berair. Pemilik Warung Jujugan, Lilik Sutrisno mengatakan kuliner ayam karsen merupakan masakan yang diwariskan secara turun temurun oleh keluarganya.
BACA JUGA : 5 Kuliner Paling Hits dan Ramai Dikunjungi di Jogja
Adapun Karsen merupakan akronim dari Karso Sentono, yang tak lain adalah nenek moyang dari keluarga pemilik restoran tersebut. “Pemilihan nama karsen dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada leluhur kami yang sudah membuat resep masakan. Menu ini penggabungan resep warisan keluarga dengan resep ayam pop yang sudah ada,” di Warung Makan Jujugan Grudo, Sabtu (24/6/2023).
Menu ayam karsen ini menggunakan ayam kampung asli. Bukan ayam lehor dan bukan ayam kampung persilangan. Menu ini disajikan menggunakan kuah, sambal, lalapan daun singkong. Kuliner ini juga memiliki cita rasa gurih berpadu pedas dengan daging ayam yang empuk.
Lilik mengatakan dalam proses memasaknya tidak jauh berbeda dengan masak ayam pop pada umumnya. Awalnya daging ayam kampung segar yang sudah dipotong-potong direbus dengan air kelapa, kemudian ditambah bumbu seperti bawang putih, jahe, serai, kaldu, dan garam. “Untuk merebusnya kami menggunakan air kelapa muda sehingga lebih gurih, krimi, lembut dan juicy,” ujarnya.
Setelah ayam direbus kemudian ditiriskan dan digoreng sebentar. Sementara sisa air rebusan tidak dibuang, melainkan digunakan untuk kuah ayam dengan tambahan santan dan bumbu-bumbu tambahan. Kuahnya memiliki cita rasa yang asin namun segar ketika diguyurkan dalam ayam, nasi dan lalapan. Penyajiannya kuahnya juga terpisah dengan ayam, nasi, dan lalapan supaya bisa diguyur ke ayam atau nasi sesuai selera.
Selain menyediakan ayam karsen, ada juga menu lainnya seperti ayam goreng rempah, garang asem ayam, sop ayam, rica-rica, dan kicik daging sapi. “Semua menu yang kami sediakan fresh langsung dimasak ketika ada pesanan. Mulai dari dagingnya dan bumbu-bumbunya diracik saat ada pesanan,” ucapnya.
Salah satu penikmat ayam karsen, Sulistyaningsih mengaku baru pertama kali menikmati ayam karsen di Warung Makan Jujugan. Wisatawan asal Jogja ini awalnya penasaran saat melihat daftar menu ada menu ayam karsen, kemudian mencobanya. “Ternyata enak, gurih, dagingnya juga lembut enggak alot,” katanya.
Selain menu makanan bervariasi, tempatnya juga sejuk, bangunan pendopo dengan kayu lawasan. Selain pendopo juga ada dua ruang pertemuan dengan kapsitas masing-masing 60 dan 30 orang. Tersedia musala dan toilet. Rumah makan ini cocok untuk tempat makan keluarga maupun instansi. Buka pukul 07.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Reses Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo di Karangtalun menyerap usulan PJU, drainase, talut, dan perbaikan jalan untuk program 2028.
Menaker Yassierli menyebut ekonomi sirkuler berpotensi menciptakan 4,4 juta lapangan kerja dan menambah PDB Rp638 triliun hingga 2030.
GAC Indonesia membuka pemesanan AION i60 dengan biaya Rp99.000. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 602 km.
DPRD Bantul mendorong pembagian penerimaan pajak perusahaan pusat dan daerah lebih proporsional untuk mengoptimalkan pendapatan daerah.
DPRD Sleman meminta pembangunan sport center memperhatikan standar teknis cabang olahraga, kebutuhan atlet, dan kenyamanan masyarakat.