Advertisement
Unik, Perbatasan Tiga Negara Ini Berupa Meja Piknik
Tripoint Szoborpark menjadi perbatasan tiga negara, yaitu Austria, Hungaria, dan Slovakia. - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Bagaimana jika seseorang bisa berdiri di satu titik, namun bisa berada di tiga negara sekaligus? Di Szoborpark, keinginan itu bisa terpenuhi, lewat perbatasan negara berupa meja piknik.
Szoborpark merupakan taman yang menjadi perbatasan tiga negara di Eropa, yaitu Austria, Slovakia, dan Hungaria. Di taman tersebut, berdiri sebuah meja piknik berbentuk segitiga yang memungkinkan siapapun duduk di sana untuk memakan bekal mereka, yang artinya dia bisa berpindah negara dalam satu kali geser tempat duduk.
Advertisement
Menurut Newsbyteapp, Szoborpark adalah salah satu dari 176 tripoint di dunia. Tripoint mengacu pada satu titik daratan tempat tiga negara bertemu. Nama tamannya, Szoborpark, diterjemahkan dari bahasa Hongaria menjadi "Taman Patung".
BACA JUGA: Atraksi Unik! Flying Fox Ini Berangkat dari Spanyol, Lalu Turun di Portugal
Semua patung di taman ini dibuat oleh seniman internasional dan menggunakan bentuk segitiga untuk mewakili masing-masing tiga negara, salah satunya meja piknik ini.
Taman ini dibangun setelah Tirai Besi jatuh pada tahun 1991 untuk melambangkan persatuan ketiga negara. Selama Perang Dingin, Austria berada di sisi bebas Tirai Besi, sedangkan Slovakia (saat itu Cekoslowakia) dan Hongaria berada di sisi lain.
Banyak yang mencoba melarikan diri ke sisi bebas di sini karena lokasinya adalah pertemuan dua negara komunis dengan negara bebas. Pagar perbatasan di sini tidak diawasi.
Taman patung ini dibangun dengan tujuan untuk menghilangkan batas-batas yang memisahkan masyarakat berdasarkan negara dan mendorong mereka untuk saling berpelukan.
Terdapat meja berbentuk segitiga di sini yang memang menjadi sorotan utama taman ini dan bertujuan untuk menghapus perpecahan. Di sini, orang Austria dapat makan bersama orang Slovakia dan Hongaria dan melupakan apa yang membedakan mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
PHRI DIY Ungkap Okupansi Hotel di Jogja Turun Meski Musim Liburan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement






