Advertisement
Kereta Terapung Populer di Thailand, Hanya Ada Saat Musim Hujan

Advertisement
Harianjogja.com, BANGKOK—Jika ke Thailand tak hanya bisa menikmati wisata budaya dan kulinernya. Negara ini punya ‘kereta terapung’ yang tengah populer di kalangan wisatawan.
Melansir Reuters, kereta terapung merupakan kereta yang rutenya dimulai dari ibukota Thailand, Bangkok, dan melewati bendungan Pasak Jolasid di Provinsi Lopburi. Disebut terapung lantaran penumpang bisa menikmati ilusi perjalanan kereta seperti di atas air berkat kenaikan debit air saat musim hujan.
Advertisement
BACA JUGA: Ada Desa Muslim yang Terapung di Thailand, Penduduknya Keturunan Jawa
Dengan pemandangan yang seolah terapung ini, lantas kereta ini tidak selalu beroperasi sepanjang tahun. Melansir Nation Thailand, operator kereta ini yaitu State Railway of Thailand (SRT) hanya membuka pemesanan tiket untuk perjalanan wisata ‘kereta terapung’ ini setiap akhir pekan di bulan-bulan musim dingin, yaitu November, Desember, dan Januari.
Kereta wisata terapung ini populer karena sensasi yang didapat penumpang saat melintasi jembatan bendungan yang meluap, sehingga seolah membuat kereta ini terapung di air. Pasak Jolasid adalah bendungan tanah terpanjang di Thailand, dibangun atas inisiatif mendiang Raja Bhumibol untuk mengurangi banjir di daerah aliran sungai Pasak dan Chao Phraya.
Hampir sepanjang tahun, ternak merumput di bawah jembatan bendungan ini. Namun, pada bulan Oktober hingga Februari, air di kedua sisinya tinggi berkat kenaikan debit air musim hujan, sehingga memberikan kesan bahwa kereta api mengapung di atas air,
Kereta yang berjarak enam jam perjalanan melalui jalur layang tepat di atas permukaan air ini memungkinkan penumpang mendapatkan pemandangan lanskap yang indah.
BACA JUGA: LLDikti V dan Aptisi Jajaki Kerja Sama dengan Universitas di Thailand
Ada tiga kelas tiket yang ditawarkan kereta ini. Tiket kelas tiga (tanpa AC) berharga 330 baht atau Rp150 ribu untuk pulang pergi penuh atau pulang pergi Saraburi/Kaeng Koi-Khok Salung, atau 150 baht (Rp67 ribu) untuk Pasak Jolasid ke Bangkok (sekali jalan).
Kemudian tiket kelas dua (AC) berharga 500 baht (Rp223 ribu) pulang pergi atau 250 baht (Rp111 ribu) sekali jalan. Tiket premium (AC dengan hak istimewa OTOP) adalah 590 baht (Rp263 ribu) pulang pergi atau 250 baht (Rp111 ribu) untuk sekali jalan.
Layanan kereta wisata ini berangkat dari stasiun Hua Lamphong di Bangkok pada pukul 06.00 waktu setempat dan akan berhenti pada 09.25 di tengah-tengah bendungan. Kereta akan berhenti selama 20 menit agar penumpang dapat mengagumi pemandangan dan mengambil foto, sebelum melanjutkan ke stasiun Khok Salung di mana pengunjung harian dapat berbelanja produk lokal dan oleh-oleh Lopburi.
Kereta kemudian kembali ke bendungan pada pukul 10.35, sehingga penumpang dapat turun dan menikmati tempat-tempat wisata terdekat, sebelum berangkat ke Bangkok pada pukul 15.30. Kegiatan populernya termasuk mengunjungi Museum Cekungan Pasak dan makan siang bersama komunitas lokal. Kereta akan tiba kembali di stasiun Hua Lamphong pada pukul 18.50.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Menikmati Keindahan Danau Baikal di Siberia Tenggara, Tertua di Bumi Berusia 25 Juta Tahun
- Liburan ke Garut, Ini Lima Tempat Wisata Alam Tersembunyi yang Layak Dinikmati
- Hindari Macet dengan Liburan Staycation, Ini Tipsnya
- Mengenal Fenomena Set Jetting dalam Berwisata, Ini Rekomendasi Lokasinya di Beberapa Kota
- Solo Traveling Semakin Tren, Ini Rekomendasi Destinasi yang Ramah di Kantong
Advertisement

Banpol di Sleman Cair, Setiap Parpol Peroleh Rp4.900 Per Suara Sah
Advertisement

Jurus Jitu Cegah Kolesterol Melonjak Seusai Libur Lebaran
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement