Advertisement
Gullac, Kudapan Buka Puasa di Turkiye Hanya Ada Saat Ramadan
Pembuatan Gullac makanan khas berbuka yang hanya ada saat Ramadan di Turkiye. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, TURKI—Setiap daerah punya menu khas berbuka puasa saat Ramadan. Kalau di Indonesia ada kolak pisang, di Malaysia ada juadah, di Turkiye lain lagi. Di negara yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan tersebut terdapat makanan khas berbuka yang hanya ada saat Ramadan.
Namanya gullac. Menu khas Ramadan ini seperti roti namun lebih basah lagi. Warnanya putih karena memang bahan dasarnya dari susu, gula pasir, vanila, yang dicampur dengan lembaran dari beras atau rice paper. Ditambah topping seperti pistachio, delima atau buah cherry menambah gullac kelihatan sedap menjadi menu yang enak saat berbuka puasa.
Advertisement
BACA JUGA : Presiden Turki Erdogan dan Prabowo Saling Bertukar Cendera Mata
Tujuh jurnalis dari Indonesia-Malaysia, salah satunya jurnalis Harian Jogja, beruntung mendapat kesempatan melihat langsung proses pembuatan gullac di Toko Ali Muhiddin Haci Bekir yang ada di Jalan Istiqlal, jalan utama menuju Taksim Square. Di antara jurnalis diberi kesempatan memotong-motong lembaran seperti kulit martabak tapi terbuat dari beras, menuangkan adonan dan menghiasinya dengan aneka topping.

Gullac. /Foto: Istimewa.
Ketika adonan semuanya siap, tidak butuh waktu lama untuk membuat satu kotak nampan ukuran 25 x 25 cm. Cukup 10 menit! "Ini luar biasa bisa punya pengalaman membuat gullac," ungkap jurnalis Malaysia setelah menaburkan aneka topping.
Pemandu wisata yang disediakan oleh Republic of Turkey Ministry of Culture and Tourism dan Turkiye Tourism Promotion And Development Agency, Mecit Bogday mengatakan gullac adalah menu spesial karena hanya ada Bulan Ramadan. "Gullac menjadi menu saat berbuka puasa. Rasanya nanti kalian coba ya," ujar Mecit sembari tersenyum.
BACA JUGA : Perusahaan Indonesia dan Turki Sepakat Bangun Pabrik Drone
Saat berbuka puasa tiba, para jurnalis mencicipi gullac yang dibuat beberapa jam sebelumnya. Rasanya sungguh aduhai. “Enak sekali, saya suka,” ujar jurnalis Malasia.
Bisa jadi, gullac menjadi menu buka yang spesial karena cocok dengan lidah orang Asia, termasuk Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Pantai Gunungkidul Padat, Ancaman Ombak Tinggi Mengintai
Advertisement
Rutin Makan Kimchi Disebut Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kulit
Advertisement
Advertisement
Advertisement







