Advertisement
Wisata Sejarah dan Budaya di Jogja, Kunjungi Jantung Tradisi Jawa
Taman Sari Jogja / kratonjogja.id
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Berwisata ke Jogja tidak lengkap jika tidak memasukkan tempat wisata dan budaya ke dalam daftar kunjung.
Tempat-tempat wisata ini, memberi nilai tambah dalam aktivitas berwisata. Selain menambah pengetahuan sejarah, wisatawan juga bisa menyaksikan tempat-tempat peninggalan budaya sejak lampau terutama yang menjadi bagian dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, yang masih eksis hingga saat ini.
Advertisement
Berikut ini daftar tempat wisata sejarah dan budaya di Kota Jogja yang sayang untuk dilewatkan:
Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau Kraton Jogja
Sebagai pusat budaya Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, Kraton Jogja menyimpan artefak bersejarah seperti gamelan, keris, busana adat, serta lukisan dan foto-foto keluarga Sultan. Arsitekturnya mencerminkan filosofi Jawa, menghargai harmoni manusia dengan alam dan nilai spiritual. Banyak ritual adat seperti sekaten, grebeg, dan labuhan masih dijalankan secara berkala. Kraton juga telah diakui sebagai Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual oleh Kementerian Hukum pada tahun 2025. Ini menegaskan peran pentingnya dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal.
BACA JUGA: Resep Bubur Ayam yang Bisa Dibuat Sendiri di Rumah
Taman Sari (Istana Air)
Taman Sari merupakan kompleks taman kerajaan yang dibangun Sultan Hamengku Buwono I pada era 1758–1765. Awalnya digunakan sebagai pemandian, tempat meditasi, hingga benteng rahasia. Kini hanya area pemandian utama yang mempertahankan bentuk aslinya, namun tetap menawarkan nilai arkeologi dan estetika tinggi. Tahun 2017, kawasan kota lama Yogyakarta, termasuk Taman Sari, tercatat sebagai situs warisan dunia sementara UNESCO.
Museum Sonobudoyo
Dikelola oleh Pemda DIY, museum ini memiliki koleksi paling lengkap kedua di Indonesia setelah Museum Nasional. Termasuk artefak era neolitik, topeng, batik, wayang kulit, keris, dan keramik. Museum ini juga jadi pusat kegiatan budaya dengan pertunjukan wayang kulit dan gamelan malam hari untuk edukasi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dokumentasi Visual Keraton
Menurut kratonjogja.id, seni dokumentasi visual sejak abad ke-19 menjadi kekuatan budaya Keraton. Museum lukisan Keraton menyimpan karya seniman seperti Raden Saleh dan karya fotografi Cassian Cephas. Tim dokumentasi resmi, Tepas Tandha Yekti, kini mengabadikan setiap prosesi penting tradisi Kraton Jogja sebagai arsip digital edukatif untuk masyarakat luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : visitingjogja.jogjaprov.go.id, kratonjogja.id
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Advertisement
Tips Nikmati Hidangan Saat Lebaran Tanpa Khawatir Kesehatan
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







