Icip-Icip Pendap, Pepes Bengkulu yang Kaya Rempah

Pendap, pepes khas Bengkulu - Okezone
06 Agustus 2018 17:35 WIB newswire Wisata Share :

Harianjogja.com, BENGKULU—Masakan pepes tak hanya ada di Jawa. Bengkulu juga punya pepes yang khas, namanya pendap.

Bahan pepes dari Bengkulu ini cukup khas dengan bahan rempahnya. "Pepes kan ikannya dirempahi, dibungkus daun pisang lalu dibakar atau dikukus, sedangkan pendap, untuk bahan utama yakni ikan, itu harus difermentasi atau kalau kata orang dibusukkan dulu," kata penjual pendap di Jalan Tanjung Agung, Kota Bengkulu, Siti Suryani, belum lama ini.

Selain itu yang membedakan makanan khas Bengkulu ini dengan pepes lainnya lanjut dia, yaitu ikan dan rempah dilumuri parutan kelapa yang masih muda.

Selanjutnya bahan utama ini dibungkus dengan beberapa lapis daun talas, daun ini nantinya ikut dimakan bersama lauk utama yang terbungkus di dalamnya. "Nah setelah dibungkus daun talas, lalu baru terakhir dibungkus dengan daun pisang, dan si kukus," kata dia.

Berbeda dengan pepes yang hanya butuh waktu 30 menit sampai satu jam dipanggang atau kukus, pendap membutuhkan waktu terbilang sangat cukup lama pengukusannya, mencapai delapan jam.

"Kalau tidak rasanya kurang enak, mudah basi, atau terasa asam. Daun talas pun akan menyebabkan gatal di lidah jika dikukus sebentar saja," ujarnya.

Untuk satu porsi pendap, ibu dua anak ini menjual dengan harga yang cukup murah yakni hanya Rp10.000 per porsi, untuk tiga hingga empat orang.

"Ini cocok dihidangkan saat berbuka atau sahur. Peminat tidak hanya masyarakat lokal, tapi pembelinya juga tamu hotel sebagai oleh-oleh bagi mereka, pendap bisa bertahan selama tiga hari," ujarnya.

Sumber : Okezone