Wisata Jawa Barat, DIY dan Bali Ditawarkan ke Laos dan Kamboja

Tugu Jogja. - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
13 Oktober 2018 09:35 WIB newswire Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Wisatawan asal Laos dan Kamboja menjadi bidikan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk memasarkan destinasi wisata unggulan Indonesia. Tiga tempat-tempat wisata yang ditawarkan adalah wilayah Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Bali.

Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Masruroh menyebutkan bahwa para pelaku bisnis pariwisata Indonesia selaku penjual akan melakukan pertemuan bisnis (table top) atau B to B meeting dengan para pembeli dari Laos dan Kamboja.

Para penjual dari Indonesia menawarkan paket 10 destinasi unggulan yakni Bandung, Great Bali, Great Jakarta, Great Kepri, Joglosemar (Jogja-Solo-Semarang), Wakatobi-Bunaken-Raja Ampat, Medan, Makassar, Lombok dan Banyuwangi.

Table top dilakukan di Lao Plaza Hotel Vientiane, Laos, pada Rabu (10/10/2018) kemudian dilanjutkan di Raffles Hotel le Royal di Phnom Penh, Kamboja pada Jumat (12/10).

Laos dan Kamboja sebagai negara anggota ASEAN menjadi pasar yang cukup menjanjikan. Jumlah wisatawan Kamboja yang berwisata ke luar negeri (outbound) terus meningkat.

Pada 2017, pertumbuhan outbound pariwisata Kamboja mencapai 19%atau sebanyak 1,4 juta, sedangkan yang berkunjung ke Indonesia hanya 5.463 wisman.

Sementara itu, jumlah wisatawan Laos yang berwisata ke luar negeri sebanyak 3,05 juta sebagian besar berkunjung ke Thailand, Korea Selatan dan Jepang.

Untuk menarik wisman dari Laos maupun Kamboja, Indonesia menawarkan paket wisata religi yakni dengan mempromosikan Candi Borobudur sebagai destinasi utama mengingat mayoritas penduduk dari kedua negara itu beragama Buddha. Selain itu ditawarkan paket-paket di 10 destinasi unggulan.

 

Sumber : Antara