Mencicipi Nasi Puyung, Kuliner Khas Lombok yang Menggoda

Nasi Puyung - ist
02 November 2018 10:35 WIB newswire Wisata Share :

Harianjogja.com, MATARAM—Nasi puyung adalah sajian nasi lengkap dengan lauk dan sayur khas Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kuliner ini tergolong kuliner warisan warga setempat karena telah ada sejak zaman dulu.

Nasi puyung dibungkus dengan daung pisang. Karena itu, ketika dibuka aroma sedap yang pertama menyeruak. Di dalamnya ada nasi putih, yang didampingi lauk ayam suwir pedas beraroma gosong, tumis buncis, kering kentang pedas manis dan biasanya ditambah dengan serundeng serta kedelai goreng. Sambal tentu saja tak ketinggalan.

Agar tambah nikmat, ada tambahan tempe goreng dan pelecing kangkung yang identik dengan sambal tomat mentah.

Puyung nama dari nama nasi bungkus tersebut sebenarnya adalah nama daerah di wilayah Lombok Tengah, NTB. Di daerah itu  ada seorang penjual nasi bernama  Papuk Isum. Dia  sudah puluhan tahun berjualan dan tetap memilih berjualan di rumahnya di sebuah lorong sempit di Desa Puyung sejak 1980an . Daerah itu dapat ditempuh sekitar 20 menit  menggunakan kendaraan roda empat dari Mataram -Ibukota provinsi NTB.

Pelanggan nasi puyung sangat banyak.  Konon, saking banyaknya pelanggan itulah akhirnya nama puyung tersebar kemana-mana. Nama nasi puyung tidak lahir dari penjualnya, tapi lahir dari para pelanggan. Mereka menyebarkan keberadaan nasi puyung secara berantai, dari mulut ke mulut.

Nasi puyung kemudian tersebar di wilayah ini dan menjadi kuliner khas.

Sampai sekarang kamu masih bisa merasakan kelezatan nasi puyung autentik yang sedap menggoda.

Warungnya pun masih banyak dijumpai di berbagai titik, seperti dekat dengan Bandara Internasional Lombok atau di sekitaran Lombok Utara yang kemarin baru saja diguncang gempa.Harga nasi puyung sebungkus berkisar Rp10.000-Rp15.000.

Sumber : Okezone/Antara