Wisata Klaten Tumbuh, Kunjungan 2025 Tembus 7,5 Juta
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Pembeli berburu durian merapi di Pasar Kembang, Kecamatan Kemalang, Klaten, Selasa (1/2/2022)./JIBI-Solopos-Taufiq Sidik Prakoso
Harianjogja.com, KLATEN—Durian lereng Merapi yang dikenal punya rasa manis pahit mulai memasuki musim panen dan dijual di banyak tempat, terutama di Klaten, Jawa Tengah.
Pasar Kembang, Desa Keputran, Kecamatan Kemalang, Klaten, dikenal sebagai pusat penjualan hasil bumi, termasuk durian, dari wilayah lereng Gunung Merapi. Durian banyak ditanam di wilayah-wilayah seperti Kecamatan Kemalang, Karangnongko, serta Jatinom.
BACA JUGA: Musim Panen Tiba! Saatnya Berburu Durian Khas Jogja, Ini Cirinya
Di pasar itu, ada tempat khusus bagi pedagang durian berjualan yang tak jauh dari pusat pasar dan berada di sepanjang jalan masuk kampung. Pada hari libur saat musim durian, pembeli dari berbagai daerah berdatangan. Kondisinya kian ramai saat hari pasaran Pahing dengan jumlah pedagang yang jauh lebih banyak dibandingkan hari biasa atau akhir pekan.
Tempat lainnya yakni sepanjang sepanjang ruas jalan antara Desa Randulanang hingga Desa Beteng, KecamatanJatinom yang menjadi salah satu sentra petani durian di Klaten. Pengunjung bisa menikmati langsung buah durian di lapak pedagang dengan suasana pepohonan durian.
Kepala Seksi Kesejahteraan dan Pelayanan Desa Randulanang, Hariyanto, membenarkan saat ini sudah mulai memasuki musim panen durian. Dia juga menjelaskan sudah ada setidaknya lima pedagang yang saban hari mangkal di sepanjang ruas jalan Randulanang untuk menjajakan durian hasil petik petani setempat.
Harganya mulai dari kisaran Rp30.000 per buah,” kata Hariyanto, Jumat (4/2/2022).
Hariyanto menjelaskan durian yang dijual merupakan durian hasil petik dari kebun petani setempat. Jenis durian yang dipanen yakni durian lokal dengan cita rasa manis pahit.
BACA JUGA: 5 Tempat Berburu Durian di Jogja dan Sekitarnya, Enggak Enak Bisa Tukar
“Rasanya tetap manis pahit. Kalau durian lokal posturnya memang tidak terlalu besar,” kata dia.
Lokasi lain yang bisa dijadikan pilihan berburu durian yakni rumah-rumah durian yang dikembangkan warga di wilayah Kecamatan Karangnongko serta Jatinom. Di wilayah kota Kabupaten Klaten, pusat pedagang durian juga bisa ditemukan di sepanjang Jl Mayor Kusmanto, Desa Semangkak, Kecamatan Klaten Tengah. Lapak durian berderet di sepanjang tepi jalan itu sejak pagi hingga malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.