Transformasi Sosial Muhammadiyah, Dari Panti ke Berbasis Komunitas
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.
Gunung Bromo. /Instagram.
Harianjogja.com, PROBOLINGGO—Pembangunan Rest Area Bromo Safety Initiative di Desa Ngadisari, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat aspek keselamatan dan kenyamanan wisatawan yang menuju kawasan wisata Gunung Bromo.
Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Fahmi AHZ menegaskan bahwa fasilitas rest area tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kolektif dalam meningkatkan keselamatan perjalanan wisata di jalur menuju Bromo.
“Rest area bukan sekadar fasilitas tempat beristirahat, melainkan wujud ikhtiar bersama untuk meningkatkan keselamatan wisatawan yang berkunjung ke kawasan Bromo,” kata Fahmi saat memberikan sambutan dalam peresmian Rest Area Bromo Safety Initiative di Desa Ngadisari, Sabtu.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo Edy Suryanto, Forkopimka Sukapura, Pemerintah Desa Ngadisari, tokoh masyarakat, serta komunitas penggagas Bromo Safety Initiative.
Fahmi menilai bahwa kawasan Bromo merupakan salah satu ikon utama pariwisata Kabupaten Probolinggo yang telah dikenal hingga tingkat internasional. Oleh karena itu, pengembangan destinasi tidak hanya berfokus pada keindahan alam, tetapi juga pada aspek keselamatan dan kenyamanan wisatawan.
“Keselamatan wisatawan harus menjadi perhatian utama karena Bromo merupakan destinasi unggulan Kabupaten Probolinggo yang telah dikenal di tingkat internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, penguatan fasilitas pendukung seperti rest area menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem pariwisata yang lebih aman dan berkelanjutan, sekaligus membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Fahmi juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi modal penting untuk memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan wisata.
“Hari ini fokusnya keselamatan pengendara dan wisatawan, tetapi ke depan bisa berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat melalui UMKM dan berbagai kegiatan produktif lainnya yang memberikan manfaat serta maslahat bagi warga sekitar,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Sukapura Nur Rachmad Sholeh menyampaikan apresiasi atas hadirnya Rest Area Bromo Safety Initiative yang dinilai sebagai langkah konkret dalam meningkatkan standar keselamatan wisatawan di jalur menuju kawasan Bromo.
Ia menjelaskan bahwa inisiatif tersebut berawal dari gagasan sederhana Pemerintah Desa Ngadisari untuk menyediakan tempat istirahat bagi pengendara. Namun, dengan dukungan berbagai pihak seperti komunitas, Rumah Zakat, Bromo Safety Initiative, serta mitra lainnya, gagasan tersebut berkembang menjadi fasilitas yang memiliki dampak lebih luas bagi keselamatan perjalanan wisata.
Nur Rachmad menilai keberadaan rest area menjadi sangat penting mengingat jalur menuju Bromo memiliki kontur jalan yang didominasi tanjakan dan turunan curam. Kondisi tersebut membuat wisatawan disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan guna mengurangi potensi risiko kecelakaan.
“Sejak awal kami memiliki cita-cita menjadikan Kecamatan Sukapura sebagai kawasan wisata yang tenang, aman dan nyaman. Karena itu kami mendukung sepenuhnya keberadaan Rest Area Bromo Safety Initiative sebagai sarana untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan wisatawan,” ujarnya.
Penguatan fasilitas seperti Rest Area Bromo Safety Initiative diharapkan semakin memperkuat citra kawasan wisata Bromo sebagai destinasi unggulan yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga keamanan perjalanan wisata yang lebih terjamin bagi setiap pengunjung yang melintas di jalur Sukapura menuju kawasan Gunung Bromo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Muhammadiyah dorong transformasi layanan sosial berbasis komunitas untuk menjawab masalah kesejahteraan yang makin kompleks.
Harga emas Pegadaian hari ini, Minggu 14 Juni 2026, menunjukkan emas Antam naik ke Rp2,82 juta per gram, sedangkan UBS dan Galeri24 stabil.
Kementerian PU mengalokasikan Rp1,65 triliun untuk program infrastruktur berbasis masyarakat di 4.127 lokasi pada 2027 guna mendukung irigasi, air minum.
Harga pangan hari ini menurut PIHPS menunjukkan telur ayam Rp30.100/kg, bawang merah Rp55.450/kg, dan cabai rawit merah Rp74.550/kg.
Bupati Muara Enim Edison diduga terlibat suap audit BPK Rp1,6 miliar. KPK ungkap skema korupsi proyek pendidikan dan aliran dana.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 14 Juni 2026. Rute ke Sleman City Hall, Condongcatur, Gamping, dan Kota Jogja dengan tarif Rp80.000.