Kebakaran Lahan Terjadi di Puncak Setampol Gunung Rinjani
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.
Foto ilustrasi anak-anak dan kakek/reuters
Hariajogja.com, JOGJA—Jalan-jalan alias melancong punya beragam jenis. Tren jenis melancong berkembang terus karena sistem pemasaran yang kian masif melalui media sosial.
Berbagai macam tren traveling terus berkembang dari waktu ke waktu. Mulai dari solo traveling, bleisure, unimoon, hingga glamping, ada berbagai macam cara traveling yang tengah digandrungi milenial.
Dari laman Travel and Leisure, diketahui jika baru-baru ini ada tren traveling yang bernama gramping. Diambil dari kata grandparents atau kakek-nenek, tren traveling gramping ini muncul sebagai cara agar kakek-nenek dapat melakukan traveling lintas generasi dengan cucu mereka.
Ya, berbeda dari traveling keluarga biasa, pada tren gramping ini hanya kakek nenek, dan cucu sajalah yang boleh ikut serta. Di sisi lain, para orang tua akan diberi kesempatan untuk tetap di rumah dan beristirahat sementara anak-anak mereka berlibur.
Menurut Sarah Gilliland, salah satu orang tua yang membiarkan anak-anaknya ikut gramping, tren ini merupakan win-win solution bagi semua pihak.
Di satu sisi, orang tua dapat menghabiskan waktu berelaksasi berdua. Sementara, kakek dan nenek dapat menghabiskan waktu agar lebih dekat dengan cucu mereka.
Traveling antargenerasi seperti ini mungkin memang masih terasa baru dan asing bagi sebagian orang. Bahkan, bukan tidak mungkin jika kakek-nenek dan cucu mereka mengalami perbedaan pendapat.
Untuk itu, ada baiknya jika anak-anak diberi tanggung jawab tertentu seperti menentukan arah dan memegang peta, sementara para kakek dan nenek dapat beraktivitas dan memanjakan anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kebakaran lahan terjadi di Puncak Setampol Torean Gunung Rinjani. Tim TNGR bergerak memadamkan api dan menilai luas area terdampak.
KRI Sriwijaya-100 resmi dikukuhkan Panglima TNI Agus Subiyanto setelah Merah Putih berkibar di atas kapal induk di Tanjung Priok.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Timnas Indonesia dinilai punya keuntungan di FIFA ASEAN Cup 2026 karena bisa menurunkan skuad penuh dan berstatus tuan rumah.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.