Advertisement
Kaya Flora & Fauna, Pantai Nglambor Perlu Dilindungi
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemuda Pecinta Alam (PPA) Gunungkidul dan bersama Pecinta Alam SMAN 1 Wonosari (Pawana) melakukan riset di Pantai Nglambor, Purwodadi, Tepus. Biodiversitas atau keanekaragaman hayati Pantai Nglambor yang sangat unik dinilai perlu untuk dilindungi.
Anggota PPA Gunungkidul, Edi Dwi Atmaja mengatakan penelitian bersama Pawana dilakukan selama Oktober 2014. Namun, PPA Gunungkidul sudah memulai observasi di sejumlah pantai termasuk Pantai Nglambor sejak 2005. Edi menambahkan, penelitian bersama Pawana itu didasari hasil pengamatan PPA Gunungkidul yang mengindikasikan Nglambor sebagai hotspot biodiversitas pesisir. Kemudian, lanjut dia, muncul keinginan untuk melakukan inventarisasi.
Advertisement
“Kami ingin memiliki mengumpulkan informasi biodiversitas karst Gunungsewu sekaligus mengenalkan alam ekosistem karst,” ucap dia kepada Harianjogja.com ketika ditemui di Wonosari, Minggu (19/10/2014).
Menurut Edi, dari 37 titik pantai yang telah diobservasi, Pantai Nglambor merupakan satu-satunya pantai yang memiliki lebih dari 15 jenis coral. Keberadaan diversitas coral inilah yang kemudian membuat Pantai Nglambor kaya akan flora dan fauna.
Hasil penelitian tersebut pun dibuat sebuah jurnal Keanekaragaman Hayati Pantai Nglambor, Duwet, Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta. Hasil penelitian ini juga akan disosialisasikan melalui seminar-seminar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tiket Pesawat Dibatalkan? Begini Cara Refund Uangnya
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
83 PNS Kulonprogo Resmi Dilantik, Muhadi Jadi Staf Ahli Ekonomi
Advertisement
Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



