Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Ilustrasi traveling/fluentu
Harianjogja.com, JOGJA—Habis jalan-jalan memang membanggakan. Setelah liburan banyak yang pamer foto di jejaring sosial sampai pamer rasa senang ketika pulang.
Namun di balik keindahan atau keasyikan perjalanan tersebut, ternyata ada kebohongan-kebohongan yang kerap kali Anda katakan, bahkan tidak Anda sadari. Berikut ini di antaranya seperti dilansir Budgettraveler, belum lama ini.
Jalan-Jalan Itu Relaksasi
Kenyataannya jalalan-jalan itu bikin lelah lho. Iya kan? Akui saja. Setelah mengemudi di tempat yang bagi mereka asing, bertengkar dengan seorang warga asli, hingga lelah mengemas barang bawaan.
Untuk itu, agar tidak merasa lelah luangkanlah waktu untuk mencicipi makanan, berbaur dengan orang-orang sekitar tanpa keramaian hingga menjauhkan diri dari hiruk pikuk dan stres. Janganlah berpikir bisa melihat segalanya dan melakukan semuanya.
Saya Tidak Mengecek Email
Kalimat itu juga bagian dari kebohongan traveller. Pasalnya, mereka tetap membawa telepon genggam saat berada di objek wisata, mulai dari kolam renang, pantai, mendaki hingga ekspedisi reruntuhan bersejarah.
Maka, solusi dari hal tersebut ialah mengaktifkan mode airplane, sehingga saat asyik menikmati liburan Anda tidak lagi terganggu notifikasi yang menjengkelkan karena bisa datang kapan saja.
Perjalanan Saya Sangat Romantis
Ini juga jadi kalimat yang sering dikatakan para pasangan traveller. Padahal, mereka bisa saja mengalami sebuah pertengkaran kecil seperti perdebatan mengenai makanan yang dikonsumsi saat berada di tempat tujuan, hingga cemburu pada traveller lain yang ditemui di destinasi wisata.
Cara agar tidak terjadi pertengkaran yaitu bicarakan sebelumnya pada pasangan tentang tujuan wisata kalian dan komitmen hubungan yang serius, untuk menghindari perkelahian yang tidak perlu dan sama sekali tidak menghasilkan hal positif.
Mempererat Ikatan Keluarga
Tidak selalu berakhir seperti ini sebenarnya. Pasalnya, anak remaja kerap kali terlalu sibuk dengan ponsel mereka dan hubungan pertemanannya. Sementara Anda akan sibuk merayunya agar mau menikmati liburan bersama keluarga.
Untuk memperbaiki hal tersebut, Anda bisa membicarakan pada anak sebelum memulai perjalanan, seperti aturan-aturan kecil yang mengharuskan anak untuk menikmati liburan tanpa gangguan, tapi beri tahu dengan cara yang halus, agar anak tidak tersinggung dan merasa privasinya dicampuri.
Tidak Sabar untuk Kembali Lagi
Kenyataannya, traveller yang mengatakan seperti itu hanya berusaha untuk menghibur dirinya sendiri. Yang banyak terjadi setelah melancong uang akan habis. Dan butuh waktu panjang untuk bisa melancong lagi, jadi mustahil untuk bisa kembali lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.