Advertisement
JK: HTM ke Taman Nasional Komodo Terlalu Murah
Wakil Presiden Jusuf Kalla. - Antara/Mohammad Ayudha
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai harga tiket masuk (HTM) ke Taman Nasional Komodo di Provinsi Nusa Tenggara Timur terlalu murah. Untuk itu perlu penyesuaian. Setidaknya bisa meniru di Kamboja.
"Kalau kita melihatnya secara wajar, memang terlalu murah dewasa ini. Tapi ditingkatkan menjadi berapa, nanti dirundingkan," kata Wapres JK kepada wartawan di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (22/1/2019).
Advertisement
JK menjelaskan penyesuaian tarif tiket masuk tersebut bisa saja dibedakan berdasarkan kategori pengunjung, misalnya turis domestik, turis asing, turis berkelompok dan pelajar.
"Bisa juga dibedakan antara banyak negara seperti itu. Orang domestik dan anak sekolah bayarnya sekian, tapi untuk turis asing bayarnya sekian," tambahnya.
JK mengacu pada destinasi wisata di Kamboja, Angkor Wat, yang masuk dalam daftar situs warisan dunia Unesco. Menurut Wapres, penerapan harga tiket masuk di Angkor Wat perlu dijadikan patokan untuk menentukan HTM TN Komodo.
"Di luar negeri, kemarin saya lihat di Kamboja, orang bayar masuk itu 50 dolar. Tarif itu ada aturannya keputusan menteri, memang begitu. Sejak dulu, daerah konservasi itu langsung dibawahi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehuatanan (LHK) karena taman nasional," jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Bungitulu Laiskodat sempat mewacanakan akan menaikkan HTM TN Komodo menjadi 500 dolar AS untuk turis asing dan 100 dolar AS untuk turis domestik.
Sementara berdasarkan Peraturan Pemerintah No.12/2014, tiket masuk TN Komodo untuk wisman sebesar Rp150.000 dan Rp5.000 untuk turis dalam negeri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tren Pengasuh Anak Berbahasa Asing di Jepang, Tarif Rp5,6 Juta
- Sate Klathak Mbah Sukarjo Hadirkan Kuliner Khas di Pusat Kota
- Pulau Tidung Jadi Pilihan Favorit Liburan Akhir Tahun Dekat Jakarta
- GPIB Marga Mulya di Jogja Dibuka untuk Wisata Arsitektur Indis
- Cara Bersihkan Koper Usai Liburan agar Bebas Bakteri dan Bau
Advertisement
Minimarket di Kulonprogo Resmi Larang Kantong Plastik
Advertisement
Neuralink Siap Produksi Massal Implan Otak Mulai 2026
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement



