Kampoeng Joglo Homestay Perkenalkan Bangunan dan Sejarah Asli Suku Jawa

Salah satu joglo di Kampoeng Joglo Homestay. - Ist/ Dok Kampoeng Joglo Homestay
24 Januari 2019 10:37 WIB Nina Atmasari Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Kampoeng Joglo Homestay menggelar media dan travel agent gathering dengan tujuan menjalin silaturahmi dengan influencer, media lokal maupun nasional dan travel agent se-DIY.

Deny Octanugraha, pemilik Kampoeng Joglo Homestay mengatakan penginapan yang memulai langkah di tahun 2018 ini turut meramaikan penyediaan tempat menginap dengan konsep klasik etnik Jawa.

Material yang digunakan oleh Kampoeng Joglo Homestay adalah rumah joglo yang merupakan warisan original budaya Jawa sejak tahun 1700-an yang di-finishing dengan menggunakan bahan dasar ramah lingkungan.

Ada empat joglo yang tersedia Kampoeng Joglo Homestay yang ada di Gadingan, jalan Kaliurang Km 10 tersebut, yakni Parang Garudo, Pringgodani, Madukoro, dan Limas Plongko Wati.

Ia menambahkan media dan travel agent gathering yang digelar pertama kali ini dikemas dalam tema “Etnik Jawa” dengan tujuan memperkenalkan properti dan warisan budaya khususnya Jogja.

"Kami sekaligus memberikan edukasi kepada pihak terkait mengenai bangunan dan sejarah asli suku Jawa yang wajib dilestarikan," katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (24/1/2019).

Surya Dharma Ass. General Manager Kampoeng Joglo Homestay menambahkan kegiatan yang digelar pada Selasa (22/1/2019) ini mengundang para travel agent dan media di DIY.

Pihaknya berharap mereka bisa membantu mengenalkan Kampoeng Joglo Homestay kepada para turis dan para audiens media masing-masing. "Menjadi penginapan yang baru buka pada Desmeber, kami perlu melakukan pengenalan agar lebih dikenal masyarakat," katanya.

Selain jamuan makan malam dengan sajian menu istimewa, para tamu juga menikmati hiburan musik akustik Jawa serta bagi tamu yang beruntung juga memenangkan voucher menginap dan hadiah menarik lainnya.