Advertisement
Kampoeng Joglo Homestay Perkenalkan Bangunan dan Sejarah Asli Suku Jawa
Salah satu joglo di Kampoeng Joglo Homestay. - Ist/ Dok Kampoeng Joglo Homestay
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Kampoeng Joglo Homestay menggelar media dan travel agent gathering dengan tujuan menjalin silaturahmi dengan influencer, media lokal maupun nasional dan travel agent se-DIY.
Deny Octanugraha, pemilik Kampoeng Joglo Homestay mengatakan penginapan yang memulai langkah di tahun 2018 ini turut meramaikan penyediaan tempat menginap dengan konsep klasik etnik Jawa.
Advertisement
Material yang digunakan oleh Kampoeng Joglo Homestay adalah rumah joglo yang merupakan warisan original budaya Jawa sejak tahun 1700-an yang di-finishing dengan menggunakan bahan dasar ramah lingkungan.
Ada empat joglo yang tersedia Kampoeng Joglo Homestay yang ada di Gadingan, jalan Kaliurang Km 10 tersebut, yakni Parang Garudo, Pringgodani, Madukoro, dan Limas Plongko Wati.
BACA JUGA
Ia menambahkan media dan travel agent gathering yang digelar pertama kali ini dikemas dalam tema “Etnik Jawa” dengan tujuan memperkenalkan properti dan warisan budaya khususnya Jogja.
"Kami sekaligus memberikan edukasi kepada pihak terkait mengenai bangunan dan sejarah asli suku Jawa yang wajib dilestarikan," katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (24/1/2019).
Surya Dharma Ass. General Manager Kampoeng Joglo Homestay menambahkan kegiatan yang digelar pada Selasa (22/1/2019) ini mengundang para travel agent dan media di DIY.
Pihaknya berharap mereka bisa membantu mengenalkan Kampoeng Joglo Homestay kepada para turis dan para audiens media masing-masing. "Menjadi penginapan yang baru buka pada Desmeber, kami perlu melakukan pengenalan agar lebih dikenal masyarakat," katanya.
Selain jamuan makan malam dengan sajian menu istimewa, para tamu juga menikmati hiburan musik akustik Jawa serta bagi tamu yang beruntung juga memenangkan voucher menginap dan hadiah menarik lainnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- WISATA RAMADAN: Jejak Dakwah di Kampung Maksiat Samarinda
- Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
- Panduan Wisata Jogja 2026: Dari Glamping hingga Hidden Gems
- Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
- Tren Wisata Solo Bergeser ke Destinasi Publik dan Hits Baru
Advertisement
Jadwal KSPN Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Ndrini 27 Februari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








