Nama Warung Kopi Ini Diambil dari Bahasa Jawa Kelon

Penyajian kopi Kellon di Ndalem Yudhonegaran, Kamis (6/9/2019). - Ist/Kellon.
08 September 2019 14:57 WIB Sunartono Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Bisnis warung kopi atau kafe tempat nongkrong saat ini bertebaran di Kota Jogja. Ada sebuah warung kopi dengan nama cukup unik, Kellon yang diambil dari bahasa Jawa Kelon.

Kafe premium itu mulai beroperasi di Ndalem Yudhanegaran, Jalan Ibu Ruswo, Kota Jogja yang mulai dilaunching pada Kamis (6/9/2019).

Adik Sri Sultan Hamengkubuwono X, GBPH Yudhaningrat menjadi salah satu pendiri kopi Kellon. Ia mengakui nama Kellon itu merupakan idenya. Hanya saja, kemudian ditambah huruf L di tengah-tengah dan huruf O di bagian atasnya diberikan dua titik agar lebih menarik perhatian. Pengambilan nama kellon itu sendiri menurutnya melalui banyak pertimbangan dan harapan.

"Kelon itu kan bahasa Jawa, memeluk anak, kalau sudah memeluk anak lalu tidur, jadi ayem, tentram. Kami berharap demikian, warung kopi ini bisa menentramkan, membuat kita semua jadi ayem," kata mantan Kepala Satpol PP DIY ini.

Gusti Yudha mengakui, ide mendirikan warung kopi itu tidak lepas dari kegemarannya minum kopi terutama saat masih dinas di Satpol PP DIY. Seringkali ia harus berdinas hingga pagi hari dalam rangka melaksanakan operasi, saat itu pula Gusti Yudha minum kopi agar lebih segar. “Sekalian meramaikan kopi di Indonesia, sekaligus menjalin silaturahmi dengan komunitas kopi,” ujarnya.

Pendiri Kopi Kellon, Rachma Dardenella mengatakan pihaknya menyediakan 20 pilihan rasa menyesuaikan penggemar kopi, dengan harga mulai dari Rp12.000. Pihaknya akan membuka cabang kopi Kellon di berbagai kota di Indonesia, salah satunya dalam waktu dekat ini launching di Jakarta.

“Tempatnya juga menarik, lebih kental dengan budaya Jogja, dengan datang ke kopi Kellon juga bisa mengenal budaya Jogja, karena ada Ndalem Yudhonegaran,” katanya.