Marina Bay Sands Terapkan 40 Langkah untuk Tarik Kembali Wisatawan

Patung Merlion di Marina Bay, Singapura - Wikimedia Commons
08 Agustus 2020 08:57 WIB Gloria Fransisca Katharina Lawi Wisata Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Akibat pandemi Covid,19, negara-negara di dunia mengalami resesi, termasuk Singapura. Pukulan keras bagi Singapura mulai terjadi sejak awal 2020. Berkurangnya aktivitas perdagangan dan investasi menghambat laju ekonomi.

Meski begitu kini Singapura mulai berangsur-angsur membaik seiring dengan perbaikan bisnis perhotelan melalui penerapan sejumlah protokol kesehatan.

Paul Town, Senior Vice President, Resort Operations, Marina Bay Sands mengatakan pandemi Covid-19 telah memberikan dampak besar pada pengoperasian bisnis hotel.

Di Marina Bay Sands misalnya, Paul menegaskan pihaknya sudah melakukan inovasi dalam desain kerja dan proses operasional hotel sehingga bisa menjamin keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Cara ini menjadi salah satu strategi untuk menarik kembali wisatawan masuk ke Singapura. Apalagi setelah pandemi Covid-19 memberi kompleksitas baru dalam bisnis hospitality.

"Inilah alasan sejak Covid-19 pada Januari 2020, Marina Bay Sands sudah menyusun protokol kesehatan yang higienis, sanitasi yang terintegrasi,” kata Paul, beberapa waktu yang lalu.

Protokol itu langsung dikerjakan dalam tiga bulan pertama dengan menerapkan 40 langkah mendesain kembali operasional bisnis selama pandemi dan menuju normal baru.

Adapun upaya penerapan protokol kesehatan dan lingkungan higienis ini sangat bergantung dengan inovasi teknologi pada bisnis hotel. Tak heran jika pemanfaatan teknologi sangat memperbaharui wajah dan proses bisnis hospitality.

Paul memerinci kini semua kartu kamar yang digunakan wajib dibersihkan dan dipastikan higienis. Petugas wajib membersihkan ruangan sesuai standar sebelum digunakan kembali.

Ruangan yang dipakai pengunjung juga dibersihkan dengan disinfektan, terutama untuk sejumlah peralatan kamar yang sering digunakan dan disentuh.

"Misalnya TV, remote control, saklar, lampu kamar,” tuturnya.

Paul juga membeberkan, kini pihak Marina Bay Sands tidak hanya menyediakan perlengkapan disinfektan tetapi juga termometer, vitamin C, dan sarung tangan di kamar.

Perusahaan bahkan menyediakan mesin pembersih ruangan elektrostatis yang disertai disinfektan untuk membersihkan udara dalam ruangan secara rutin terutama setiap kali penghuni sedang keluar.

Beberapa protokol baru yang dikerjakan adalah perusahaan membersihkan seprei dan bed cover dengan suhu 70 derajat Celcius dalam rangka mematikan sejumlah bakteri dan patogen untuk mencegah penularan bagi penghuni lain.

Sejak 19 Juni 2020, Marina Bay Sands sudah membuka kembali sejumlah fasilitas ikonik mereka misalnya; Infinity Pool, ArtScience Museum, Casino, The Shoppes, Banyan Tree Spa dan Fitness Club. Perusahaan juga sudah mengaktivasi lagi sejumlah pertunjukan misalnya Digital Light Canvas dan Sampan Rides.

Meski begitu sejumlah lokasi pameran seperti Sands Expo and Convention Centre, MARQUEE nightclub dan Sands Theatre masih ditutup sampai dengan adanya regulasi dari pemerintah untuk memulai aktivitas bisnis berskala besar.

Sumber : Bisnis.com