KABAR WISATA: Sensasi Berkeliling dengan Rakit di Air Terjun Sri Gethuk

Kawasan air terjun Sri Gethuk, Playen, Gunungkidul. - @Instagram.
09 November 2020 19:57 WIB Sunartono Wisata Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Air terjun Sri Gethuk terletak di Dusun Menggoran, Desa Putat, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Tempat wisata ini mulai dipopulerkan sejak 2011 silam. Ketika itu belum banyak fasilitas umum tersedia di Kawasan wisata ini.

Namun masyarakat setempat dengan gigih bahu membahu bergotong royong membangun kawasan itu hingga saat ini menjadi populer sebagai air terjun yang menarik. Bahkan foto-foto keindahan air terjun ini sudah berseliweran di medsos selama beberapa tahun terakhir.

Keberadaan air terjun yang berada di bebatuan karang merupakan salah satu fenomena geologi, mengingat Gunungkidul menjadi salah satu kabupaten dengan potensi besar geopark karena banyaknya bentang alam Kawasan karst. Air Terjun Sri Gethuk memiliki ketinggian mencapai 25 meter yang berasal tiga sumber mata air yang mengalir menuju ke Kawasan air terjun ini. Bahkan air terjun Sri Gethuk tidak pernah kering musim kemarau.

BACA JUGA : Objek Wisata Sri Getuk & Lembah Ngingrong Mulai Bersiap 

Wisata air terjun ini berjarak sekitar 19 kilometer dari Kota Jogja, bisa ditempuh perjalanan sekitar satu jam untuk kondisi normal atau tidak macet. Anda bisa melewati Jalan Jogja-Wonosari menuju Piyungan dan masuk ke area Gunungkidul melewati Patuk. Selanjutnya terus ke arah menuju Playen Gunungkidul, setelah tiba di Persimpangan Gading, Playen kemudian berbelok ke kiri, nanti sudah ada petunjuk menuju kawasan wisata tersebut. Jalan menuju tempat wisata ini sudah bagus dan bisa diakses dengan kendaraan roda empat.

Untuk tiket masuk ke wisata Jogja kalian tidak perlu merogoh kantong terlalu dalam, karena memang wisata Jogja terkenal sangat terjangkau. Hanya dengan harga tiket 15.000 rupiah kalian sudah mendaptkan tiket masuk ke lokasi Air Terjun Sri Gethuk untuk satu orang. Sedangkan parkir motor Rp2.000, parkir mobil Rp5.000. Selain itu ada juga beberapa paket wisata yang dilengkapi dengan pemandunya.

Beberapa hal yang bisa dilakukan di Kawasan wisata ini antara lain, anda bisa menyewa rakit hanya dengan Rp10.000 per orang kemudian untuk jalan-jalan mengeliling area sungai yang di sampingnya dikelilingi tebing. Rakitnya pun sangat unit merupakan buatan warga setempat berasal dari papan drum bekas yang dipadu dengan papan kayu serta besi di samping kiri dan kanan.

Selama mengarungi sungai itulah pengunjung bisa menikmati keindahan dasar sungai dan sekeliling tebing. Warna jernih air yang kehijau-hijauan merupakan pancaran wana rumput yang berada di dasar sungai. Jika anda piawai berenang, bisa menyewa pelampung untuk berenang di sekitar sungai dengan air yang sangat jernih.

BACA JUGA : PASCA-BANJIR : Air Terjun Sri Gethuk Masih Ditutup Sampai

Jika anda lapar dan tidak membawa bekal, tidak perlu khawatir. Karena di kawasan air terjun ini tersedia banyak warung dengan menyajikan makanan lokal dengan harga terjangkau. Sejumlah fasilitas seperti kamar mandi dan tempat ibadah salat pun tersedia di objek wisata ini.

Saat penerapan adab kebiasaan baru air terjun Sri Gethuk pun telah menerapkan protokol ketat untuk mencegah penularan Covid-19. Ketua Desa Wisata Bleberan, Tri Harjono menyatakan pembukaan kembali Air Terjun Sri Getuk dan Gua Rancang telah dilakukan sejak Juli 2020 lalu dengan protokol ketat. Sebelumnya ia telah mendapatkan sosialisasi dari Dispar. Selain itu, pengelola juga terus bersiap seperti kegiatan bersih-bersih serta pembuatan jalur keluar masuk wisatawan di sekitar objek wisata.

“Sebelum uji coba ada geladi bersih penyambutan wisatawan yang dilakukan internal pengelola sesuai dengan protokol kesehatan,” katanya.