Ajakan Berwisata, Sandiaga Viralkan #DiIndonesiaSaja

Danau Toba dilihat dari Bukit Simarjarunjung Kabupaten Simalungun. JIBI - Nancy JUnita
31 Desember 2020 20:37 WIB Iim Fathimah Timorria Wisata Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengajak wisatawan nusantara untuk berwisata ke destinasi yang ada di Tanah Air, terutama ke kawasan Danau Toba yang merupakan salah satu dari lima Destinasi Super Prioritas (DSP).

Ajakan tersebut dia sampaikan demi mendorong pemulihan sektor pariwisata pada tahun mendatang. "Saya ingin mengajak wisatawan domestik untuk datang ke Danau Toba. Bangga buatan Indonesia, bangga berwisata di Indonesia, dan viralkan hashtag 'Di Indonesia Saja'. Sehingga 2021 kita bisa bangkit dan kita bisa pulihkan kehidupan bangsa kita," kata Sandiaga di sela-sela kunjungan kerjanya ke Tapanuli Utara seperti dikutip dari keterangan resmi, Kamis (31/12/2020).

BACA JUGA : Mulai Malam Ini Pukul 18.00 WIB Wisata Pantai Lockdown

Sandiaga mengatakan Kemenparekraf beserta stakeholder terkait akan terus berinovasi dari segi paket-paket wisata dan produk ekonomi kreatif yang nantinya akan dijual kepada wisatawan nusantara. Menurutnya, kawasan Danau Toba merupakan destinasi wisata yang memiliki kekayaan alam yang sangat indah.

"Destinasi kita [Danau Toba] 'paten'. Tetapi masih banyak kerja keras, butuh dukungan semua khususnya dukungan masyarakat," lanjutnya.

Selain itu, Sandiaga juga mengevaluasi apa saja hal-hal yang harus ditingkatkan di kawasan DSP Danau Toba untuk menjadikannya sebagai ikon pariwisata Indonesia.

Di antaranya dari sisi pembangunan sarana dan prasarana transportasi dan penunjang pariwisata, telekomunikasi, serta penerapan protokol kesehatan berbasis K4 (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, dan Kelestarian Lingkungan) atau CHSE.

"Tidak ada toleransi terhadap protokol kesehatan, harus benar-benar ketat dan disiplin. Kesehatan tentunya prioritas utama kita karena kita harus mengatasi pandemi. Karena tentunya kita juga jangan mengedepankan pariwisata terus akhirnya menimbulkan peningkatan jumlah penularan Covid-19 ini," kata dia.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia