Lewat Video Pendek, BOB Angkat Potensi Pariwisata Joglosemar

Para Pemenang dan Dewan Juri berfoto bersama di Hotel Phoenix, Rabu (16/6/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
17 Juni 2021 06:07 WIB Herlambang Jati Kusumo Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Otorita Borobudur (BOB) mengangkat potensi besar destinasi wisata di kawasan Joglosemar melalui Lomba Video Pendek Daya Tarik Wisata (DTW) 3 Destinasi Pariwisata Nasional (DPN).

Tiga DPN yang masuk kewenangan BOB, adalah Borobudur – Jogja dan sekitarnya, Solo – Sangiran dan sekitarnya, Semarang – Karimun Jawa dan sekitarnya.

Direktur Pemasaran Wisata BOB, Agus Rochiyardi mengatakan antusiasme masyarakat untuk mengikuti lomba ini sangat tinggi. Ada ratusan pendaftar dan akhirnya dipilih enam pemenang. Video yang telah dibuat para peserta diharapkan bisa membantu mengangkat potensi pariwisata.

“Kami berharap video ini bisa viral. Begitu pandemi selesai, wisatawan berbondong-bondong datang, walaupun saat pandemi ini wisatawan juga datang dengan protokol kesehatan yang ketat,” ucap Agus, seusai pengumuman pemenang Lomba Video Pendek DTW, 3 DPN, di Hotel Phoenix, Rabu (16/6/2021).

Agus juga mengatakan banyak potensi yang ada di kawasan Joglosemar dan belum dikenal masyarakat luas. Destinasi tersebut juga sangat beragam mulai dari wisata alam, wisata budaya, dan banyak lagi lainnya. “Adanya YouTube, media sosial, sering menunjukkan DTW sehingga orang yang jarang bepergian pun akan tertarik untuk datang,” ucapnya.

BOB mempunyai peran sebagai Destination Management Organization, sehingga harus turut serta mempromosikan DTW di Joglosemar. Namun, seluruh pihak juga turut berperan dalam promosi pariwisata yang ada.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY GKR Bendara mengatakan video bisa menjadi ujung tombak untuk promosi, dengan video dapat memberikan kabar positif. Dia mengapresiasi langkah BOB yang ikut mempromosikan pariwisata, termasuk mengenalkan DIY. 

“Promosi terus jangan sampai dilupakan atau terlupakan, setelah pandemi selesai. Agar kita juga tidak mulai dari nol lagi, roda masih hangat, start dengan cepat,” ucap GKR Bendara.

Salah satu dewan juri yang juga content creator R.M Firman S.A mengatakan kualitas video yang terkumpul sangat baik, dan terlihat profesional. Ada beberapa hal yang diperhatikan, seperti video yang ditampilkan memiliki gagasan, dan natural.

Juara 1 Lomba Video Pendek itu, Micky Car Suardy, mengatakan kemauannya untuk mengikuti lomba ini, bukan semata-mata untuk mengejar hadiah. Lebih dari itu, Ia ingin mengenalkan kepada khalayak luas potensi pariwisata di daerahnya Magelang. “Magelang banyak potensi pariwisata yang dimiliki. Selain Borobudur, banyak potensi pariwisata di kawasan sekitarnya, kami ingin mengenalkan itu,” ucapnya. 

Juara 1 berhak mendapat Rp6 juta, kemudian Juara 2 Muhammad Fazlur Rahman mendapat Rp4,5 juta, lalu Juara 3 Rais Al Amin berhak mendapat Rp3 juta. Tidak hanya itu, juara harapan juga berhak mendapat hadiah. Mulai dari Harapan 1 Uswah Chandra Fitriani berhak mendapat Rp1,5 juta, kemudian Harapan 2 Stennia Putri Felysitta berhak mendapat Rp1 juta, dan Darmo Aji Maulana yang menjadi Harapan 3 berhak mendapat Rp700.000.