Air Terjun Sidoharjo, Menyepi di Curug Tertinggi

Wisatawan berfoto dengan latar Air Terjun Sidoharjo. - Instagram @arch_noi
31 Juli 2021 11:07 WIB Lajeng Padmaratri Wisata Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pesona Kabupaten Kulonprogo tak hanya dari wisata alam dengan berbagai spot foto yang menawan. Di sini, ada sebuah air terjun yang konon merupakan yang tertinggi di DIY.

Belum banyak yang mengetahui keberadaan Curug (Air Terjun) Sidoharjo. Curug itu tersembunyi di balik Perbukitan Menoreh yang membentang di Kulonprogo, tepatnya di Dusun Madigondo, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh.

Banyak sumber menyebut, air terjun ini menjadi yang tertinggi di Kulonprogo, bahkan se-DIY. Luncuran airnya jatuh dari atas tebing dengan ketinggian tak kurang dari 75 meter dengan kemiringan 90 derajat. Curug Sidoharjo terlihat menjulang dengan gagahnya berkat tebing batu raksasa yang mengelilinginya.

Oleh warga sekitar, air terjun ini dijuluki Air Terjun Perawan. Konon, yang pertama kali menemukan lokasi wisata ini adalah seorang gadis. Namun, terlepas dari nama unik itu, curug itu memiliki pemandangan yang masih alami dan terkesan apa adanya.

Di sana, wisatawan bisa menikmati pesona air terjun dengan ketinggian yang tergolong spektakuler itu. Tak akan ada bosan-bosannya mata memandang ke derasnya aliran air yang terjun dari atas tebing itu.

Jika beruntung, Anda akan bisa melihat pelangi yang muncul dari pembiasan air dan cahaya matahari di bawah air terjun ini.

Memang belum banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Curug Sidoharjo. Selain menikmati keindahan alamnya, wisatawan bisa berendam maupun bermain air di kolam bening di bawahnya. Namun, satu hal yang wajib dilakukan ialah mengabadikan keindahan curug ini melalui kamera ponsel pintar Anda.

Rumah Penduduk

Jika berangkat dari Kota Jogja, Anda akan menempuh jarak sekitar 31 kilometer dengan waktu tempuh berkisar satu jam. Ketika sudah memasuki kawasan Samigaluh, maka sudah banyak papan petunjuk jalan menuju Curug Sidoharjo di setiap simpangan jalan.

Untuk mengunjungi lokasi ini, wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi roda dua maupun roda empat. Namun, pengunjung lebih disarankan menggunakan kendaraan roda dua karena jalan tergolong sempit dan membutuhkan kewaspadaan tinggi.

Wisatawan berenang di birunya air kolam di bawah Air Terjun Sidoharjo./Instagram @tri_priyanto_

Apalagi air terjun ini jaraknya jauh dari jalan aspal, sehingga Anda perlu memarkirkan kendaraan yang Anda bawa di rumah-rumah penduduk setempat. Dari area parkir, pengunjung masih harus berjalan sebentar kurang lebih 300 meter menuju lokasi. Namun tenang saja karena jalan setapak yang dilalui sudah dalam kondisi baik berupa cor semen.

Bagi yang menggunakan kendaraan roda dua, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menaiki motor tersebut mendekati pintu masuk air terjun. Meski begitu, harus tetap berhati-hati karena di sampingnya merupakan tepian jurang. Setelah memarkir kendaraan, pengunjung masih harus berjalan sedikit menuju curug.

Dilansir dari Okezone, tarif masuk destinasi wisata ini cukup terjangkau lantaran belum banyak fasilitas yang tersedia di sana. Anda cukup membayar biaya parkir Rp2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000 untuk kendaraan roda empat serta jasa lingkungan sebesar Rp3.000.

Tentang Curug Sidoharjo

Lokasi:

Dusun Madigondo, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Jam buka:

09.00 WIB – 17.00 WIB

Harga tiket:

- Rp2000 (parkir roda dua)

- Rp5.000 (parkir roda empat)

- Rp3.000 (jasa lingkungan)

Fasilitas:

- Tempat parkir di rumah warga sekitar lokasi.

- Jalan setapak cor semen.

- Tempat makan.

Jarak tempuh:

Sekitar 31 kilometer (satu jam) dari pusat Kota Jogja.