Advertisement
Piknik ke Srikeminut, Jangan Lupa Rasakan Kriuknya Rempeyek
Warga menunjukkan rempeyek bikinannya yang menjadi ikon kuliner khas Desa Wisata Srikeminut. - Twitter
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Menikmati sepiring nasi pecel di Desa Wisata Srikeminut tak lengkap rasanya jika melewatkan garing dan renyahnya rempeyek kacang. Rempeyek atau peyek ini pas dinikmati sebagai pelengkap makanan maupun camilan.
Melansir laman resmi Kalurahan Sriharjo, sriharjo.bantulkab.go.id, di Desa Sriharjo, ada satu dusun yang menjadi sentra produksi rempeyek sejak belasan tahun lalu, yaitu Dusun Pelemadu. Masyarakat setempat banyak yang menjadi produsen makanan ringan bertabur kacang itu.
Advertisement
Rempeyek merupakan camilan tradisional berbahan tepung beras dengan campuran aneka kacang. Warga setempat umumnya memproduksi rempeyek kacang tanah dan kedelai, tetapi ada juga yang fokus pada produkso peyek kacang hijau, teri, dan udang.
Rempeyek dari Pelemadu memiliki rasa yang khas. Paduan citarasanya seimbang antara asin dan manis. Taburan kacangnya juga matang karena digoreng terlebih dahulu.
Tak hanya dipasarkan ke Bantul dan sekitarnya, rempeyek dari dusun ini sudah merambah ke kota-kota lain di luar DIY.
Kini, produsen juga sudah melirik pemasaran daring melalui media sosial dan platform lokapasar. Dengan begitu, jangkauan distribusi camilan lokal ini bisa semakin luas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemkab Sleman Siapkan Rp55 Miliar untuk Premi JKN di APBD 2026
Advertisement
Cek Jadwal Libur Februari 2026 untuk Rencana Liburan Anda
Advertisement
Advertisement
Advertisement



