Kuota LPG 3 Kg Turun Jadi 8 Juta Ton, Ini Energi Penggantinya
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI/Nancy Junita
Harianjogja.com, MEDAN - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pemerintah membuka pintu seluas-luasnya bagi para investor untuk menanamkan modal dalam bisnis pariwisata di Danau Toba, Sumatera Utara.
Seperti diketahui, danau ini masuk dalam daftar destinasi super prioritas. Sandiaga mengklaim kondisi pariwisata di kawasan Danau Toba sudah lebih baik.
"Ini merupakan langkah untuk mempercepat pengembangan destinasi super prioritas, melihat perubahan yang signifikan dari Kaldera Toba ini," kata Sandiaga saat mengunjungi Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatra Utara, Rabu (10/11/2021).
Sandiaga memuji warga desa dalam membangun kegiatan ekonomi kreatif berupa pengolahan sampah dan sumber air. Dia juga antusias pembangunan kereta gantung di tempat itu akan segera rampung dan menjadi ikon baru Danau Toba.
Setelah mengunjungi Desa Sigapiton, Sandiaga lanjut membuka kegiatan Pengembangan Atraksi Seni Budaya di Kaldera Toba Nomadic Escape.
Dia kembali menyampaikan optimisme terhadap pembangunan kereta gantung di tempat itu. "Kita optimis rencana untuk pembangunan kereta gantung akan rampung di awal tahun," katanya.
Baca juga: Warganet Bertanya Tata Cara Ambil Motor Bekas Kecelakaan, Humas Polda DIY Langsung Tanggapi
Sandiaga berjanji bakal mempercepat proses tender proyek kereta gantung sehingga bisa beroperasi pada 18-24 bulan mendatang.
Pembangunan kereta gantung, lanjut Sandiaga, tidak hanya dimaksudkan menjadi ikon baru. Namun termasuk upaya mewujudkan alat transportasi yang ramah lingkungan. Tak ketinggalan, kereta gantung juga diharap memperindah pesona di danau terbesar ini.
"Kereta gantung ini akan menambah atraksi di Danau Toba," kata Sandiaga.
Dengan segala perkembangannya, Sandiaga meyakinkan para investor agar tidak segan-segan menanamkan modalnya di Danau Toba.
Dia menjelaskan, pemerintah menerapkan skema public private partnership dalam pengembangan pariwisata di kawasan ini. Sehingga pengembangan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Investor Tertarik
Sejauh ini, Sandiaga mengatakan terdapat sejumlah investor yang sudah tertarik menanamkan modalnya. Di antaranya berasal dari China. Selain itu, terdapat sejumlah pengusaha yang sudah tidak asing lagi seperti produser film dalam negeri Ram Punjabi.
Kemudian ada Tiger yang akan bekerjasama dengan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dalam dalam pembangunan eco tourism di Kaldera Danau Toba. Lalu, Labersa Group yang akan membangun hotel dengan kapasitas kamar hingga 300 unit.
"Jadi saya ingin mengajak kepada semua pihak bahwa investasi di sini berdampak langsung kepada masyarakat," pungkas Sandiaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
Serangan di Bandara Riyadh dan pesawat Saudia Airlines dilaporkan menimbulkan korban jiwa dan luka-luka. Koalisi Saudi menuding Houthi.
Mendag Budi Santoso menyebut cuaca dan penurunan produksi memengaruhi harga cabai. Harga rata-rata cabai rawit nasional mencapai Rp70.000 per kg.
BPPTKG mencatat 40 kali guguran lava Gunung Merapi pada 2-8 Oktober 2026. Jarak luncur terjauh mencapai 2.500 meter ke arah Kali Sat/Putih.
Soto ayam menjadi menu favorit pembalap dan ofisial GP Indonesia 2026 di Mandalika. Lapak SSB milik Hesti bahkan menjual lebih dari 200 porsi sehari.
Polri memutasi 199 personel melalui Telegram Kapolri 10 Oktober 2026. Sejumlah jabatan strategis, termasuk Kakorlantas dan tiga Kapolda, berganti.