Mengenal Keindahan Taman Nasional Bryce Canyon yang Mirip Palu Thor

Bryce Canyon
25 November 2021 22:47 WIB Intan Riskina Ichsan Wisata Share :

Harianjogja.com, JAKARTA— Salah satu landmark Taman Nasional Bryce Canon paling ikonik adalah Palu Thor. Taman nasional ini sendiri terletak di Amerika Serikat.

Palu Thor adalah salah satu contoh menonjol dari formasi batuan, yang dikenal sebagai hoodoo, yang secara alami terjadi di cekungan gersang dan tanah tandus. Ada ribuan hoodoo di Bryce Canyon.

Sering juga disebut cerobong peri dan piramida bumi, sebanding dengan tiang totem, menara, atau gedung pencakar langit. Batuan sedimen dan vulkanik terkikis selama ribuan tahun karena pola pembekuan dan pencairan, akhirnya meninggalkan struktur yang luar biasa ini.

Manusia selalu menempatkan sisi spiritual pada formasi batuan tinggi ini, misalnya legenda bagi penduduk asli Amerika. Mereka percaya bahwa batuan tersebut adalah sisa-sisa makhluk purba berdosa yang membatu. Spiritual tersebut tidak hilang dengan munculnya modernitas.

Salah satu formasi batuan paling terkenal di taman ini dinamai menurut senjata pilihan dewa Hellenic yaitu Palu Thor yang tak tergoyahkan. Penamaan ini juga didukung dengan adanya badai petir yang merupakan kejadian umum di Taman Nasional Bryce Canyon.

Ketika pengunjung datang pada bulan-bulan musim panas, dimana sering terjadi kilat dan badai. Maka pengunjung bisa melihat pertunjukan langit yang bagus.

Termasuk ke dalam gurun juga, sayangnya musim panas tersebut akan terasa sangat panas dan rentan terhadap kepadatan. Hal ini dapat merusak kunjungan, karena parkir di tempat akan sulit dan jalur pendakian penuh dengan semua lalu lintas pejalan kaki.

Oleh karena itu, sebaiknya berkunjung pada musim semi atau musim gugur, saat cuaca lebih sejuk, dan orang-orang cenderung tidak melakukan perjalanan. Bulan-bulan musim dingin juga patut dipertimbangkan, karena Taman Nasional Bryce Canyon menampilkan jumlah salju yang mengejutkan.

Salah satu tempat paling populer untuk melihat Palu Thor adalah di Sunrise Point. Titik pandang ini bisa menjadi padat maka untuk mencapai Sunrise Point harus datang lebih awal karena memang Palu Thor paling baik dilihat saat matahari terbit.

Untuk sepenuhnya meresapi keajaiban Palu Thor, ada baiknya melihatnya dalam berbagai bentuknya. Bisa juga saat ketika bintang-bintang masih keluar di malam hari. Tanpa banyak polusi cahaya, malam hari di Taman Nasional Bryce Canyon bisa dinikmati dengan keheningan yang tenang.

Selain dari titik pandang, cara terbaik untuk melihat Palu Thor adalah dengan secara fisik mendaki ke dua pendakian paling populer yaitu Navajo Loop dan Queen's Garden Trail. Jalan setapak masing-masing hanya sekitar tiga mil, tetapi karena kemiringannya maka terasa agak berat.

Untuk opsi hiking yang lebih unik dan melelahkan, maka pertimbangkan untuk melakukan loop Peek-A-Boo. Jejak ini mencakup sekitar enam mil dan banyak kenaikan ketinggian. Ini dapat dilakukan dengan berjalan kaki maupun menunggang kuda bagi pengunjung yang menyukai perjalanan klasik.

Sumber : Bisnis.com