Advertisement

WIPI DIY Rangkul Potensi dari Kalangan Muda

Lajeng Padmaratri
Sabtu, 03 September 2022 - 06:47 WIB
Lajeng Padmaratri
WIPI DIY Rangkul Potensi dari Kalangan Muda Anggota WIPI DIY saat mengikuti fashion show di sela-sela gathering pada Jumat (2/9/2022). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Seiring pandemi Covid-19 yang mulai mereda, pariwisata di sejumlah daerah mulai kembali bergeliat. Para perempuan pelaku industri pariwisata menjadi bagian penting dari kebangkitan pariwisata di Indonesia, tak terkecuali DIY.

Semangat kebangkitan itu setidaknya terlihat dari para perempuan yang tergabung dalam Wanita Industri Pariwisata Indonesia (WIPI) DIY saat menggelar gathering di rooftop Yellow Star Hotel, Sleman, Jumat (2/9/2022).

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Acara gathering bertajuk Women In Tourism Indonesia, Growth Faster & Stronger tersebut diikuti puluhan perempuan pelaku industri pariwisata. Selain menjadi ajang perkenalan bagi perempuan pelaku industri pariwisata di Jogja maupun pengurus WIPI DIY, melalui gathering tersebut, mereka berupaya mempertegas eksistensi sebagai wadah bertumbuh para perempuan pelaku industri pariwisata di Jogja.

Salah satu pendiri WIPI DIY, Anna Kamal menuturkan bahwa WIPI merupakan organisasi yang sudah terbentuk sejak tahun 1983 di Jakarta. Organisasi ini kemudian melebarkan sayap ke DIY pada 1997.

BACA JUGA: Dugaan Data SIM Card Bocor, Telkomsel: Data Pelanggan Dijamin Aman

Pada 2019, WIPI DIY menguatkan legalitasnya dengan mendaftarkan diri ke Kemenkumham sehingga menjadi organisasi yang mandiri hingga saat ini. "Dengan kondisi ekonomi dan pariwisata yg kembali membaik ini, kita harap bisa kembali berkiprah dan go internasional," kata Anna dalam sesi diskusi.

Gathering tersebut dilakukan sebagai ajang berkumpul sebelum WIPI DIY mengadakan musyawarah daerah dalam waktu dekat.  Anna berharap anggota WIPI DIY yang lebih muda bisa meneruskan organisasi ini dengan lebih baik.

Selain berkumpul dan berdiskusi, ajang ini juga menampilkan fashion show dari para anggota WIPI DIY. "Beruntung kami masuk ke WIPI karena WIPI DIY ini wadahnya berbagai insan pariwisata yang berbeda jadi bisa take and give satu sama lain. Saya harapan ke depan ada program untuk bisa mempromosikan produk masing-masing sehingga bisa menguntungkan bagi semua pihak," imbuh Tusi Kuswenda yang juga pendiri WIPI DIY.

Advertisement

Selama pandemi, organisasi ini banyak mengadakan bakti sosial untuk pelaku industri pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19. Sebelum pandemi, WIPI DIY banyak berkiprah dalam pengembangan pariwisata di Jogja, salah satunya pengembangan desa wisata.

"Acara ini dimaksudkan untuk memperkenalkan WIPI DIY bahwa kita eksis sebagai wadah bagi perempuan pelaku industri pariwisata untuk bisa sharing, berbagi pengalaman, dan mendukung program pemerintah di bidang pariwisata," ucap dia. 

Tusi berharap ajang ini bisa menggaet pelaku industri pariwisata yang potensial agar berminat untuk bergabung dengan WIPI DIY demi memajukan pariwisata di Jogja.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

72 Festival di Jogja Hasilkan Ratusan Miliar Rupiah, Regulasi Kerap Jadi Penghambat

Jogja
| Minggu, 27 November 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Daftar 21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Lifestyle
| Minggu, 27 November 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement