Advertisement

Berwisata di Titik Nol Kilometer? Jangan Lupa Kunjungi Pameran Kartu Pos

Hadid Husaini
Minggu, 25 Desember 2022 - 16:07 WIB
Arief Junianto
Berwisata di Titik Nol Kilometer? Jangan Lupa Kunjungi Pameran Kartu Pos Para pengunjung yang hadir dijelaskan soal sejarah dan peristiwa yang terkandung dari sebuah prangko. - Harian Jogja/Hadid Husaini

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Pameran Cerita Kartu Pos 2022 yang digelar di Kantor Pos Besar Yogyakarta, kawasan Titik Nol Kilometer, Jogja pada Jumat (24/12/2022) menyuguhkan berbagai koleksi perangko dari era kolonial.

Pameran yang digelar dengan tema Pesiyaran tersebut digelar oleh Jejak Kartu Pos sebagai wahana edukasi sejarah di pengujung tahun.

Advertisement

Para pengunjung diajak mengelilingi setiap tampilan dari kartu pos yang dikoleksikan sejak zaman kolonial. Berbagai visual terdokumentasikan dengan rapi dalam dokumentasi kartu pos yang dipamerkan.

Kartu pos tersebut menceritakan kembali Jogja periode kolonial yang banyak mengarah pada tema transportasi, tradisi, kekayaan alam dan kemajuan teknologi. 

BACA JUGA: Seru! Rekomendasi Wisata Perbukitan Saat Natal dan Tahun Baru

Dalam kesempatan tersebut, pengunjung dijelaskan pula arti penting fungsi kartu pos yang tidak hanya sebagai media pengirim surat, tetapi juga mampu memvisualkan kondisi pada saat itu.

Founder Komunitas Malam Museum, Erwin Junaidi menyampaikan bahwa dengan kartu pos seseorang di jaman dahulu bisa melihat visualisasi sejarah pada masa lampau.

"Misalnya temanya Jogja Tempo Dulu perkembanganya seperti apa. Kelebihannya ini dia memotret situasi yang aktual yang di masa itu yang dipotret pada saat itu juga jika kita tahu landscape kondisi pada saat itu," ujar Erwin.

Ketua Pameran Cerita Kartu Pos 2022, Uul Jihadan membeberkan alasannya dirinya membuat pameran tersebut. awal berdirinya komunitas filateli bernama Jejak Kartu Pos.

Awalnya kami hanya bermain Instagram, terus kami kembangkan sebagai edukasi dan ternyata berlanjut jadi wahana cerita sejarah. "Tema Pesiyaran bermakna adalah berlibur. Harapan dengan banyaknya wisatawan yang ke titik nol ini dapat menikmati liburan. Dengan adanya pameran ini diselenggarakan di pengujung tahun supaya orang yang berlibur bisa Titik Nol ini bisa menikmati juga wisata sejarah," ujar Uul.

Meskipun zaman telah berubah dan terus berkembang, dia berharap perawatan kartu pos masih tetap bisa dilestarikan karena merupakan aset visual sebagai bukti sejarah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

2023 Ada 1.111 Tempat Ibadah di DIY yang Terima Bansos

Jogja
| Jum'at, 27 Januari 2023, 09:07 WIB

Advertisement

alt

Donor Darah Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Benarkah?

Lifestyle
| Jum'at, 27 Januari 2023, 07:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement