Advertisement

Bantul Siapkan Agenda Wisata Besar Tahun Ini, Berikut Daftarnya

Ujang Hasanudin
Selasa, 17 Januari 2023 - 18:47 WIB
Budi Cahyana
Bantul Siapkan Agenda Wisata Besar Tahun Ini, Berikut Daftarnya Sejumlah wisatawan berlibur di Pantai Gua Cemara, Bantul, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata Bantul memastikan tahun ini ada sejumlah agenda pariwisata berskala besar yang disiapkan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menghibur pengunjung. Agenda pariwisata tersebut tersebar di sejumlah destinasi wisata di Bantul, dan lebih banyak di pesisir pantai selatan Bantul.

Kepala Seksi Promosi dan Informasi Data Dinas Pariwisata Bantul Markus Purnomo Adi mengatakan agenda pariwisata yang disiapkan tahun ini diharapkan bisa mengobati kerinduan masyarakat setelah dua tahun ke belakang terbatasi dengan adanya pandemi Covid-19.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Mengingat sudah tidak ada lagi pembatasan kami berani menggelar sejumlah event pariwisata untuk menghibur wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Bantul,” katanya, saat dihubungi Selasa (17/1/2023).

BACA JUGA: Menikmati Sensasi Padang Pasir Pantai Selatan, Ini Rute ke Gumuk Pasir Bantul

Sejumlah agenda pariwisata tersebut adalah Festival Burung Paruh Bengkok yang direncanakan berlangsung pada Februari mendatang. Festival ini akan digelar di objek wisata Gumuk Pasir. Kemudian pada bulan yang sama, akan ada Festival Coast to Coast di Parangtritis Geomaritim Science Park.

Selanjutnya di bulan Juni digelar Festival Kuliner, bulan Juli Festival Symphony Gumuk Pasir. Berlanjut di bulan Agustus ada Festival Bregodo dan Keroncong Pesisiran, dan terakhir di bulan Oktober ada Festival Lampion.

Selain itu juga ada sembilan kali pentas kesenian yang akan digelar di sejumlah destinasi wisata. Menurut pria yang akrab disapa Ipung ini, sejumlah kegiatan tersebut belum termasuk agenda wisata yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata DIY yang digelar di Bantul dan juga oleh para pengelola destinasi wisata.

“Kemungkinan dari Dinas Pariwisata DIY  juga ada agenda pariwisata, misalnya Jogja Air Show [JAS] dan Festival Layang-layang,” ucapnya.

JAS merupakan pertunjukan atraksi udara yang digelar oleh TNI Angkatan Udara yang bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY. JAS diselenggarakan tiap tahun disejumlah tempat dan salah satunya di Pantai Depok.

Ipung berharap banyaknya agenda pariwisata yang bakal digelar tahun ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Bantul sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah yang ditarget mencapai Rp50,5 miliar. Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo optimistis tahun ini ada peningkatan kunjungan wisatawan karena sudah tidak ada lagi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM. Namun demikian ia meminta kepada sejumlah pengelola wisata untuk tetap mematuhi protokol kesehatan karena pandemi Covid-19 masih ada.

BACA JUGA: 5 Rekomendasi Tempat Ngopi di Sleman, Gasss Mumpung Malam Minggu!

Selama tahun lalu kunjungan wisatawan tidak tidak mencapai target. Dari target 3,3 juta hanya tercapai 2,7 juta orang dengan perolehan pendapatan sekitar Rp26,5 miliar. Jumlah 2,7 juta kunjungan tersebut baru terhitung di objek wisata yang dikelola Pemkab Bantul, seperti Pantai Parangtritis-Depok, Pantai Samas, Pantai Baru, Pantai Kwaru, Pantai Goa Cemara, Pantai Pandansimo, Gua Selarong, dan Gua Cerme. Sementara, wisatawan yang berkunjung ke objek wisata yang dikelola masyarakat diprediksi lebih banyak.

Ia menjelaskan hitungan jumlah wisatawan di Bantul selama ini biasanya 40% kunjungan ke destinasi wisata beretribusi atau yang dikelola pemkab dan 60% ke destinasi wisata yang dikelola masyarakat. Jika selama 2022 ini kunjungan ke destinasi wisata beretribusi sebanyak 2,7 juta, kunjungan ke destinasi lain bisa sampai 3-3,5 jutaan.

“Seperti ke Dlingo tak terhitung. Lalu yang di desa wisata, belum lagi di sentra wisata batik, kulit dan grabah kalau dihitung lebih banyak lagi. Tapi kami belum dapat datanya,” ujar dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Prakiraan Cuaca DIY Selasa 7 Februari 2023, Siap-Siap Hujan!

Jogja
| Selasa, 07 Februari 2023, 05:47 WIB

Advertisement

alt

Simak Jadwal KRL Jogja Solo Selasa 7 Februari 2023

Lifestyle
| Selasa, 07 Februari 2023, 05:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement